Yandex

Terkini Metropolitan

Diliputi Suasana Haru, Gubernur Anies dan Pemprov DKI Beri Penghormatan Terakhir ke Sekda Saefullah

Rabu, 16 September 2020 23:19 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUN-VIDEO.COM, GAMBIR - Suasana haru menyelimuti Balai Kota DKI Jakarta saat upacara penghormatan terakhir kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah yang wafat karena Covid-19.

Acara yang berlangsung di halaman Balai Kota ini pun dihadiri oleh seluruh pegawai Pemprov DKI yang hari ini bekerja di kantor.

Prosesi penghormatan terakhir ini sendiri dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sejumlah pejabat Pemprov DKI hingga pimpinan DPRD DKI pun turut hadir dalam acara ini.

Sebelum acara dimulai, para pegawai Pemprov DKI yang menghadiri upacara ini diminta untuk menjaga jarak aman dan tetap mengenakan masker.

Sekira pukul 15.00 WIB, iring-iringan mobil ambulans yang membawa jenazah Saefullah memasuki halaman Balai Kota DKI.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin pun meminta seluruh hadirin untuk memberikan hormat saat jenazah Saefullah tiba dari RSPAD Gatot Subroto.

"Hormat gerak," ucap Arifin lewat pengeras suara.

Mobil ambulan berkelir putih milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang membawah jenazah Saefullah itu pun langsung berhenti tetap di depan Anies yang sudah menunggu.

Meski demikian, jenazah Saefullah tampak tidak di keluarkan dari dalam mobil ambulans itu.

Setelah itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir membacakan riwayat hidup dan perjalanan karier Saefullah.

Saat membacakan riwayat hidup Saefullah, suara Chaidir tampak terisak menahan tangis.

"Izinkan saya selaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta membacakan riwayat singkat almarhum, bapak Dr. H. Saefullah, M.Pd," ucapnya.

Kemudian, giliran Anies msmberikan sambutan. Ia menyebut, DKI sedang berduka karena kehilangan putra terbaiknya.

"Bapak Saefullah adalah pribadi baik, pekerja keras, periang selalu, mengutamakan untuk menyelesaikan semua tugas yang diembankan kepadanya," kata Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun meminta seluruh jajarannya dan juga warga Jakarta untuk mendoakan Saefullah.

"Semua yang pernah dikerjakan di Jakarta ini semua bisa menjadi amal soleh, amal jariyah yang akan mengantarkan pahala tanpa henti ke almarhum," tuturnya.

Usai memberi kata sambutan, jenazah Saefullah langsung diberangkatkan menuju peristirahatannya yang terakhir di makam keluar di kawasan Rorotan, Jakarta Utara.

Saat iring-iringan ambulans yang membawa Saefullah meninggalkan halaman Balai Kota, jajaran Pemprov DKI memberikan perhormatan terakhir kepadanya.

Seperti diketahui, Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah meninggal siang tadi sekira pukul 12.55 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Widyastuti menyebut, Saefullah meninggal akibat gagal napas karena terpapar Covid-19.

"Bapak Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible pasa ARDS, yaitu infeksi berat pada jaringan paru dan sistem tubuh akibat infeksi Covid-19," ucapnya, Rabu (16/9/2020).

Hal ini pun menyebabkan Saefullah kesulitan bernapas hingga akhirnya memghembuskan napas terakhirnya siang tadi.

"Menyebabkan gagal napas yang tidak dapat diperbaiki dan tidak bisa terjadi pertukaran oksigen yang memadai," ujarnya.(*)

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved