Yandex

Hoax or Fact

Hoax or Fact: Beredar Video Tes Menahan Napas untuk Mendeteksi Covid-19, Simak Faktanya

Rabu, 16 September 2020 20:04 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Beredar sebuah video di media sosial yang mengklaim dapat menganalisa adanya Covid-19 di tubuh kita dengan tes menahan napas.

Video yang beredar tersebut disertai keterangan "Jika anda dapat menahan napas hingga titik merah berpindah dari A ke B, anda saat ini kemungkinan bebas Covid-19. Tunggu titik merah berpindah ke A sebelum mulai menahan napas."

Video itu juga mencantumkan nomor telepon Rumah Sakit Ananta yang terletak di India.

Setelah ditelurusi kabar tersebut tidak benar.

Dikutip dari factcheck.afp.com, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kepada AFP Fact Check bahwa video teknik yang beredar itu bukan menyatakan seseorang terinfeksi covid-19.

Namun, video ini merupakan aplikasi sederhana yang mengukur waktu dan bukan aliran udara. Orang dengan penyakit paru-paru (akibat merokok, polusi, asma, atau infeksi paru, termasuk tetapi tentu saja tidak terbatas pada COVID-19) akan lebih sulit melakukannya.

Teknik tersebut tidak berbahaya, tetapi tidak terlalu informatif, ukuran kasar dari fungsi paru-paru.

Seorang petugas medis di Rumah Sakit Ananta, Dr Amba Lal Salve, mengatakan kepada AFP Fact Check di India bahwa Ananta Hosipital tidak terlibat pada pesan video tersebut.

Jadi, video teknik menahan napas untuk mendeteksi Covid-19 itu tidak benar ya, Tribunners!(Tribun-Video.com/Falza Fuadina)

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Falza Fuadina
Video Production: Wening Cahya Mahardika
Sumber: Tribun Video
Tags
   #Covid-19   #Hoax or Fact   #India
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved