Yandex

Terkini Daerah

Warga Sukoharjo Ungkap Kejadian Penyerangan PSHT: Kalaupun Tau Kami Tak Berani Mendekat

Rabu, 16 September 2020 13:59 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUN-VIDEO.COM  - Minimnya saksi mata aksi pembacokan pesilat PSHT diungkapkan oleh warga Dukuh Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo.

Salah seorang warga berisial S (52) mengaku jika aksi pembacokan diduga terjadi saat warga sekitar tengah tertidur.

Seandainya diketahui, ungkap S warga sekitar tak akan berani mendekat untuk menolong.

"Kalaupun tau kami tidak berani mendekat," ungkapnya Rabu (16/9/2020).

Lanjut dia, jika nekad mendekat dikhawatirkan gesekan akan meluas dan menimbulkan banyak korban.

"Saya mengira yang dibacok (PSHT) sudah diintai dulu, di video kan kelihatan kalau dibuntutin," aku dia.

"Beberapa hari sebelum terjadi mereka konvoi tengah malam di sekitaran jalan sini," tambahnya.

"Mungkin kelompok lain merasa tertanggu dan terjadi pembacokan itu," tandasnya.

S meyakini jika aksi kejadian pembacokan yang terjadi memang tak berdiri sendiri.

Kendati demikian, ia tak membenarkan tindakan pembacokan yang dipilih kelompok bercadar yang terjadi beberapa waktu lalu tersebut.

"Harapannya jangan konvoi lagi, kasian warga yang mempunyai anak kecil bisa terbangun tengah malam," tandasnya. (*)

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Winda Rahmawati
Sumber: TribunSolo.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved