Opini Tokoh
Komisi VIII Cecar Menag Soal Dana BOS Madrasah Dipotong
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono
TRIBUN-VIDEO.COM - Komisi VIII DPR menyoroti pemotongan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah saat pandemi Covid-19 sebesar Rp100 ribu per siswa, saat rapat kerja dengan Menteri Agama di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/9/2020).
Ketua Komisi VIII Yandri Susanto mengatakan, Madrasah sebelum pandemi saja sudah mengalami kesusahan, apalagi saat pandemi Covid-19 seperti pada saat ini.
"Masa untuk orang miskin kita potong Rp100 ribu per siswa. Rp54 triliun itu besar Pak, tapi kalau gara-gara Rp2 triliun (penghematan dari pemotongan) dana BOS dipotong, saya kira itu tidak punya otak, tidak punya rasa terhadap orang miskin," kata Yandri.
Menurut Yandri, saat rapat Komisi VIII DPR dengan Menteri Agama saat awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia, sudah diingatkan tidak melakukan pemotongan dana BOS yang sangat dibutuhkan para siswa.
"Hari ini seolah-olah Komisi VIII menyetujui pemotongan BOS Rp100 ribu per siswa. Sudah janji kepada kami tidak ada pemotongan, tapi janji itu aja dibohongi," papar politikus PAN itu.(*)
Sumber: Tribunnews.com
Nasional
Gus Yaqut Bantah Terima Uang Pelicin Kuota Haji 2023-2024, Lempar Senyum saat Ditanya oleh Wartawan
Rabu, 1 April 2026
Terkini Nasional
KPK Ungkap Alasan Kesehatan Jadi Pertimbangan Penahanan Rumah Gus Yaqut sebelum ke Rutan
Kamis, 26 Maret 2026
Terkini Nasional
KPK Sebut Gus Yaqut Punya Gerd Akut dan Asma setelah Sebelumnya Sempat jadi Tahanan Rumah
Selasa, 24 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Harta Bertambah Sampai Rp10 Miliar Sejak Menjadi Menteri Agama, Kekayaan Gus Yaqut Jadi Sorotan
Selasa, 24 Maret 2026
Berita Terkini
Suasana Kediaman Gus Yaqut di Condet, Mobil Mewah Keluar Masuk usai Jadi Tahanan Rumah
Selasa, 24 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.