Jumat, 10 April 2026

Tak Punya Hak Pilih TNI Polri Dinilai Bisa Jaga Netralitas Pilkada

Selasa, 31 Januari 2017 20:01 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Netralitas TNI POLRi relatif bisa dijaga dalam pilkada 2017, karena tidak punya hak memilih dan dipilih.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jend. Pol. Tito Karnavian, dalam Rapat Koordinasi Pilkada 2017 di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Pusat, Selasa, (31/1/2017).

Mengenakan seragam khas kepolisian, lelaki kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 52 tahun lalu itu menegaskan, TNI dan POLRI bisa menengahi perselisihan pendukung para pasangan calon dalam Pilkada 2017 secara objektif.

"TNI dan POLRI tidak memiliki hak untuk memilih, otomatis netralitasnya relatif dapat dijaga, karena tidak memilih, sekali lagi," kata Tito Karnavian.

"Sehingga kita berharap banyak. Ketika terjadi keterbelahan, masyarakat menggunakan hak pilihnya kepada A, kepada B, kepada C, hanya TNI dan POLRI yang tidak mempunyai hak pilih, yang betul-betul bisa menjalankan peran netralitasnya," tambah Tito Karnavian.

Sebagaimana diberitakan Menteri Dalam Neger (Mendagri) RI, Tjahjo Kumolo menggelar Rapat Koordinasi Pilkada 2017. Dalam rapat tersebut, turut hadir Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Jend. TNI. Purn. Wiranto, dan Panglima TNI, Jend. TNI. Gatot Nurmantyo.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Reporter: Lendy Ramadhan
Videografer: Lendy Ramadhan
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved