Terkini Daerah
Lama Tak Terjamaah, Hutan Komplek Yasmin Bogor Kini Jadi Taman yang Nyaman
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho
TRIBUN-VIDEO.COM, BOGOR TENGAH - Rimbun, asri dan tertata dengan baik, begitulah kondisi saat ini hutan komplek Taman Yasmin Sektor 1 RW 14 Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor.
Hutan komplek Taman Yasmin Sektor I yang berada di Jalan Seruni II itu baru saja diresmikan dengan nama Hutan Kampoeng.
Berada di atas lahan seluas 1,4 hektare fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (fasum) milik Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) disulap menjadi tempat yang nyaman oleh warga.
Ketua RW 14 Goenawan Wibisono mengatakan hampir 18 tahun lebih lahan tersebut dibiarkan kosong dan dipenuhi semak belukar serta rumput liar.
Selama itu pula warga segan atau tak berani memasuki area tersebut.
Melihat kondisi lahan yang luas namun tidak dimanfaatkan, pengurus RW dan RT bersama warga dan para pemuda menggagas pembuatan hutan komplek yang kini diberinama Hutan Kampoeng.
"Bulan puasa kami sepakat kemudian kami rapat dengan RT kami ke kelurahan warga setuju ini akan dibuat joging track tapi dengan catatan seluruh pohon-pohon yang ada diarea hutan tidak boleh ditebang," katanya saat ditemui di lokasi, Selasa (18/8/2020).
Hutan Kampoeng yang diresmikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto itu kini terlihat sangat tertata baik.
Ada dua pintu masuk yang bisa diakses oleh warga.
Akses pertama dari jembatan kayu dan akses kedua melalui lapangan yang ditengah-tengahnya ditanami sayur sayuran.
Didalam area Hutan Kampoeng juga terdapat beberapa lerengan yang dibuat instagram mable dan sebagai sarana edukasi dengan adanya tulisan-tulisan yang mengajak untuk terus menjaga lingkungan.
Selain itu juga ada jalur joging track bagi warga yang ingin berolahraga.
Tak hanya itu disana juga disediakan beberapa spot edukasi untuk penyuluhan lingkungan.
Selain suasanannya yang asri tempat itu pun sangat instagram mable untuk menyebarkan semangat menjaga lingkungan.
Goenawan mengatakan bahwa tanaman dan tumbuh-tumbuhan serta hewan liar seperti ikan disungai, biawak, musak ataupu burung ayam-ayaman masih bisa ditemui dilokasi.
"Iya ini habitanya masih kami jaga ada burung ayam-ayaman ada biawak, musang kalau ular sudah pasti ada tapi Alhamdulillah selama ini kita bangun tidak ada satupun yang saling mengganggu," ujarnya.
Tak hanya itu diakses pintu masuk dan keluar dari jembatan kayu dibuat juga sarana edukasi.
Sampah sampah yang tidak biaa diurai pun digantung dengan berbaga tulisan yang mengkampanyekan agar warga menjaga lingkungan.
"Dan kita sedang merencanakan program go green for better living apapun yang kita pasang kita kasih juga edukasi seperti tulisan, kami hidup kamu hidup, help me, save me ini adalah upaya upaya untuk terus melestarikan lingkungan," katanya
Dilokasi yang sama Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengapresiasi inisiatif pengurus RW RT dan warga yang mau bergerak membangun wilayahnya
"Ini inisiatif yang keren dari warga, ini contohnya nih kalau kolaborasinya bagus jadi barang, yang begini sebenarnya banyak lahan fasos fasum yang agak luas, tapi kalau gak inisiatif gak jadi apa-apa, disini jadi karena inisiatif warganya bagus" katanya.
Bima Arya juga meminta kepada lurah, camat agar berkordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan inisiatif warga ini terus berjalan dan memberikan bantauan apa yang diperlukan untuk terus menjaga dan memperbaiki Hutan Kampoeng.
"Supaya terintegrasi, makanya saya minta lurah dan camat nyambungin ini sama dinas-dinas, tadi ada kolam ikan, oke nanti disuplai nanti sama Distani, saya cek KWTnya kalau perlu dibuat KWTnya, pariwisata ada tapi saran saya lebih fokus ke wilayah saja, karena jangan dulu berfiki keluar tapi bertahap lah, paling tidak pemukiman sini mendapatkan manfaatnya bagus," katanya.
Dalam kesempatan peresmian itu beberapa komunitas dan pemuda pun ikut mewarnai peresmian Hutan Kampoeng.
Diantaranya adalah para sketcher atau pembuat sketsa yang menjadikan Hutan Kampoeng menjadi objek gambar sketsa. (*)
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Tribunnews Bogor
Terkini Daerah
Firasat Ibu Kades di Bogor Korban Kecelakaan Maut Bus di Tol Semarang, Minta Dibuatkan Kamar Baru
Selasa, 23 Desember 2025
Kecelakaan Bus di Tol Semarang
Kades Bogor Kenang Keinginan Terakhir Ibu Sebelum Jadi Korban Kecelakaan Bus Cahaya di Tol Krapyak
Selasa, 23 Desember 2025
Kecelakaan Bus di Tol Semarang
KISAH KORBAN SELAMAT setelah Kecelakaan Maut Bus di Semarang, Lihat Kejadian Tak Biasa
Selasa, 23 Desember 2025
Kecelakaan Bus di Tol Semarang
PESAN TERAKHIR ORANGTUA KADES PARUNG BOGOR yang Jadi Korban Kecelakaan Bus Maut di Semarang
Selasa, 23 Desember 2025
Nasional
Nasib Akhir 2 ASN Disdik Bogor seusai Tepergok 'Kumpul Kebo', Kini Berujung Dipecat
Senin, 22 Desember 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.