Senin, 27 April 2026

Travel

Simulasi Wisata di Pantai Klayar, Sementara Hanya Boleh Dikunjungi Wisatawan Lokal

Minggu, 16 Agustus 2020 16:08 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pacitan dikenal memiliki banyak pantai yang indah dan kerap dikunjungi wisatawan.

Pantai Klayar jadi salah satunya. Namun karena pandemi Covid-19, pantai yang terkenal dengan seruling samudera ini hingga kini belum dapat dikunjungi umum atau wisatawan nusantara (wisnus).

"Pantai Klayar masih di tahap simulasi sejak Senin (27/7/2020), artinya baru boleh dikunjungi wisatawan lokal saja dari Pacitan," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pacitan Andi Faliandra saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (15/8/2020).

Diakuinya, sejak dibuka kembali pantai Klayar, antusias warga Pacitan untuk datang ke pantai itu memang tinggi.

Meski sudah dibuka kembali, Pantai Klayar tetap menerapkan pembatasan kunjungan. Namun, Andi tak hafal berapa batasan jumlah tersebut.

"Ada itu aturannya mas, tapi saya kebetulan gak hafal dan gak bawa juga. Tapi yang pasti ada batasan pengunjungnya untuk hari biasa sekian dan hari libur sekian," ujar dia.

Dibukanya kembali pantai Klayar menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola pantai dan Disparpora Pacitan. Tak sedikit pengunjung dari luar Pacitan yang mencoba datang ke sana.

Namun sesuai protokol, akhirnya mereka ditolak dan tak bisa masuk ke kawasan pantai yang terletak di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo itu.

Ia melanjutkan, terdapat beragam protokol kunjungan yang harus ditaati pengunjung dan petugas yang masuk ke kawasan pantai Klayar.

Pertama , pengunjung akan ditanya petugas perihal daerah asal dengan cara menunjukkan KTP.

"Kami akan minta identitasnya. Kalau dia berasal dari Pacitan, kami akan ukur suhu tubuhnya. Kemudian, salah satu perwakilan mereka kami minta turun dari kendaraan untuk membeli tiket," ujar Andi.

Saat membeli tiket, petugas juga meminta pengunjung untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Sampai di tempat parkir, mereka turun dan diminta mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.

"Dan tetap pakai masker ya, wajib itu. Jadi 3M itu wajib, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," imbuh dia.

Untuk harga tiket masuk Pantai Klayar, Andi menjelaskan bahwa harganya tidak mengalami perubahan, yaitu tetap Rp10.000 per orang.

Namun, ia tak memungkiri bahwa sebenarnya ada perubahan harga retribusi yang sedianya berlaku sejak dikeluarkannya Peraturan Daerah (Perda) per 1 Januari 2020.

"Harusnya itu berlaku, tetapi dengan adanya evaluasi dari kami dengan kondisi perekonomian sekarang ini, kami menunda kenaikan harganya sampai dengan 1 Desember 2020

 Jadi selama masa simulasi dan uji coba, harga tiket sama dengan yang lama," kata Andi.

Menurut info dari Andi, pantai Klayar akan segera menuju masa uji coba yang direncanakan akan dilakukan pada Jumat (28/8/2020).

Tak hanya Klayar, pantai lainnya, seperti Watu Karung dan Pancer Door juga akan melakukan masa uji coba di tanggal yang sama.

"Rencana kami seperti itu. Namun, tetap kami belum bisa menerima rombongan bus. Jadi, wisatawan umum nantinya hanya boleh yang misalnya bawa mobil keluarga," sambung Andi.(Kompas.com/Nicholas Ryan Aditya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Masih Simulasi, Pantai Klayar Pacitan Hanya Boleh Dikunjungi Wisatawan Lokal

Sumber: Kompas.com

Tags
   #Pacitan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved