Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Jokowi Pakai Baju Adat Suku Sabu NTT saat Pidato Kenegaraan, Begini Makna Warna dan Motifnya

Jumat, 14 Agustus 2020 19:24 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pada Jumat (14/8/2020), Presiden Jokowi mengenakan busana adat khas Suku Sabu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam sidang tahunan MPR.

Dengan berbalut pakaian itu, Jokowi memberikan pidato kenegaraannya.

Baju yang dikenakan oleh Jokowi tersebut memiliki arti di setiap warna dan atributnya.

Jokowi lengkap menggunakan sarung, selendang, topi hingga aksesoris ikat kepala, ikat pinggang dan kalung yang semuanya didominasi warna dasar hitam dan emas.

Ia juga mengenakan masker berwana hitam, senada dengan busananya.

Dikutip dari Tribunlifestyle.com, Jumat (14/8/2020), Lasarus Panji Riwu Ratu atau Ama Panji, pria asal Pulau Sabu Raijua menyebutkan arti dari baju yang dipakai oleh Jokowi.

Ama Panji menjelaskan sarung yang dipakai Jokowi disebut dengan Hi'gi Worapi atau di kenal dengan dengan Sarung laki-laki.

Biasanya sarung terdiri dari tiga warna, yaitu hitam, putih atau kuning dan merah.

Terdapat motif bunga berwarna emas di bajunya.

Pakaian tersebut biasa digunakan untuk penyambutan para kepala adat atau tokoh besar.

Kemudian aksesoris yang digunakan oleh Jokowi ada dua, yaitu kalung Wonahi'da dan kalung emas atau rate mela.

Ini menandakan bahwa Setiap Insan memiliki harga diri dan patut di hargai dan di hormati.

Ama Panji mengatakan kalung emas tersebut sangat spesial, sebab hanya orang-orang tertentu yang bisa mengenakannya.

"Baju emas ini untuk acara penyambutan Kepala-kepala atau pembesar-pembesar saja. Kalung emas spesial banget karena tidak semua orang bisa mengenakannya hanya orang tertentu," ucapnya.

Jokowi juga menggunakan ikat pinggang emas yang menandakan setiap insan harus memiliki hati yang bersih.

Juga selalu mengenakan kesucian di dalam segala hal untuk mencapai manusia yang mulia dan penuh kasih.

Motif yang ada di kain tersebut adalah motif bunga samung yang saling menyambung dan menjalar.

Motif itu melambangkan suatu keindahan.

Selain itu juga menandakan setiap insan selalu membutuhkan dan diharuskan untuk bersatu demi meraih ketentraman.

"Motif bunga menandakan bahwa setiap insan selalu saling membutuhkan dan diharuskan untuk saling bersatu untuk mencapai sebuah ketentraman, walaupun dengan berbagai warna tetapi saling melengkapi dan bekerja sama. Bunga artinyanya Indahnya kehidupan hidup di dalam kesatuan," ungkap Ama Panji.

Ikat kepala atau topi yang digunakan Presiden Jokowi disebut dengan Kewahu Kattu.

Topi tersebut melambangkan kejayaan terlihat dari bagian runcing di bagian atas topi.

(Tribun-Video.com/Tribunlifestyle)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Makna Warna dan Motif Pada Baju Adat Suku Sabu dari NTT yang Dipakai Jokowi Saat Pidato Kenegaraan

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved