Jumat, 1 Mei 2026

Terkini Daerah

Heboh Aksi Intoleransi oleh Oknum Ormas di Pasar Kliwon Solo, Gubernur Ganjar Pranowo Beri Tanggapan

Selasa, 11 Agustus 2020 10:48 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Baru-baru ini ramai soal pembubaran sebuah acara keluarga di Pasar Kliwon.

Diketahui kejadian ini menyasar keluarga besar Assegaf bin Jufri yang tinggal di kawasan Mertodranan, Kelurahan/Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Sabtu (8/8/2020) malam.

Dalam kejadian ini sedikitnya terdapat 3 orang yang terluka dan 5 mobil rusak.

Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Adis Dani Garta menyampaikan sebanyak tiga orang mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit.

"Tiga orang cedera, awalnya dirujuk ke RS Kustati, kemudian kini dirujuk ke RS Indriarti," kata Adis kepada TribunSolo.com, Minggu (9/8/2020).

"Rata-rata cidera di bagian dahi karena terkena lemparan," tambahnya.

Selain itu, Adis mengungkapkan setidaknya ada 5 sampai 6 kendaraan juga rusak karena aksi sekolompok orang itu.

"Ini kami masih mengecek kerusakannya, pemilik mobil saat ini sedang kami periksa untuk mengetahui kerusakan," ungkapnya.

Terpisah, Kapolresta Solo, Kombes Pol Andy Rifai menegaskan kendaraan yang mengalamai kerusakan meliputi kendaraan roda dua dan empat.

"Ronda empat kena lemparan baru dibagian kaca dan kendaraan roda dua juga ada yang kena," tegasnya.

Respons Ganjar Pranowo

Menanggapi kejadian ini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut buka suara.

Dilansir dari tayangan Youtube Kompas TV, Ganjar mengajak masyarakat untuk membangun segala perbedaan di Solo.

"Kita bisa menceritakan kejadian masa lalu soal kebersamaan untuk bisa mencegah hal ini terulang lagi, komunikasi dan relasi sosial coba kita bangun di Solo." ujar Ganjar.

Ganjar menjelaskan hal ini agar masyarakat bisa bersatu di antara perbedaan suku, agama, golongan, partai politik hingga perbedaan nasib.

"Di Solo itu sebenarnya banyak keindahan yang bisa kita tonton, maka itu yang perlu kita jaga, jangan yang seram saja yang ditampilkan" jelasnya.

Ganjar meyakini jika ini merupakan hal yang tidak mudah namun yakin bisa dilakukan.

"Kalau di Solo ada istilah 'Ayo ning wedangan' sambil minum di angkringan orang bisa mengobrol, suasana kebersamaan ini yang perlu ditingkatkan di masyarakat" ujar Ganjar.

Ganjar menjelaskan kegiatan inilah yang bisa dilakukan untuk merawat ke Indonesiaan di masyarakat.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Geger Soal Penyerangan Oknum Ormas di Pasar Kliwon Solo, Begini Respons Gubernur Ganjar Pranowo

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved