Yandex

Terkini Nasional

Mardani Ali Sera Turut Berkomentar soal Jokowi Keluhkan Lagi Kinerja Menteri Sikapi Covid-19

Sabtu, 8 Agustus 2020 07:57 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyentil kinerja menteri-menterinya.

Hal itu dikarenakan penyerapan anggaran Covid-19 oleh kementerian dan lembaga dinilai masih sangat minim yakni baru 20 persen yang terealisasi.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan sikap marah yang tak membawa perubahan seharusnya menjadi evaluasi tersendiri bagi Presiden Jokowi.

"Sikap marah yang tidak membawa perubahan mestinya menjadi evaluasi bagi Presiden," ujar Mardani, ketika dihubungi Tribunnews.com, Jumat (7/8/2020).

Menurutnya Presiden Jokowi perlu menyadari bahwa waktu terus berjalan, dimana bukan hanya ekonomi Indonesia yang terpuruk. Namun juga nyawa manusia terkena dampaknya.

Dengan tak kunjung mengambil sikap seperti me-reshuffle para jajarannya, Mardani melihat publik dapat melabeli mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sebagai omdo (omong doang, - red).

"Publik dapat menangkap presiden hanya omdo, omong doang. Presiden tidak berani. Dan itu pesan yang buruk dari pemimpin pada rakyat di saat krisis yang multi ini," kata Mardani.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyoroti penyerapan anggaran Covid-19 oleh kementerian dan lembaga yang dinilai masih sangat minim.

Dari Rp 695 triliun anggaran penanggulangan Covid-19, baru Rp 141 triliun atau 20 persen yang terealisasi.

Hal tersebut Jokowi ungkapkan saat memimpin rapat terbatas dengan agenda Ratas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (3/8/2020).

"Sekali lagi baru 20 persen, masih kecil sekali," kata dikutip dari channel YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden mengatakan penyerapan anggaran tertinggi saat ini berada di perlindungan sosial yakni 38 persen, kemudian program UMKM 25 persen.

Di luar hal kedua itu, penyerapan atau realisasi anggaran sangat kecil sekali.

Jangankan realisasi anggaran, menurut Presiden, masih ada 40 persen Kementerian dan Lembaga yang belum memiliki DIPA atau Daftar Isian Pelaksana Anggaran.

"Artinya apa, di kementerian, di lembaga aura krisisnya betul-betul belum, ya belum masih sekali lagi kejebak pada pekerjaan harian. Gak tahu prioritas yang harus dikerjakan," katanya.

Oleh sebab itu, Presiden meminta Ketua Komite Kebijakan Covid-19 untuk membuat rincian kementerian mana saja yang penyerapan anggarannya masih rendah

Sehingga menurutnya akan terlihat manajemen krisis yang ada di masing-masing kementerian dan lembaga.

"Saya minta pak ketua, urusan ini didetailnya satu per satu dari menteri-menteri yang terkait sehingga manajemen krisis kelihatan, lincah, cepat, trouble shooting, smart short cut, dan hasilnya betul-betul efektif, kita butuh kecepatan," pungkas presiden. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Kembali Sentil Kinerja Menteri, Ini Kata Mardani Ali Sera

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Vincentius Jyestha Candraditya
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved