Yandex

INDONESIA UPDATE

Demi Lunasi Utang Ayah dan Beli Ponsel untuk Sekolah Daring, 2 Pelajar SMK Nekat Rampok Toko Emas

Minggu, 2 Agustus 2020 14:23 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Dua orang remaja di Kutai Kartanegara, harus mendekam di balik jeruji besi, setelah mengikuti perintah pelaku lain yang merupakan otak perampokan sebuah toko emas.

Ketiganya mengaku bersedia diminta merampok lantaran tergiur janji upah Rp50 juta.

Uang tersebut ada yang hendak dipakai membebaskan ayahnya di penjara, dan ada pula yang hendak dibelikan ponsel untuk belajar daring.

Saat ditemui di Mapolres Kutai Kartanegara, Jumat (31/7/2020), seorang pelaku mengaku tergiur melakukan perampokan lantaran uang yang ia dapat, akan digunakan untuk membayar utang Rp100 juta sang ayah, yang dipenjara karena narkoba.

Sementara seorang remaja lain, mengaku ikut merampok toko emas, agar bisa membeli ponsel baru.

Ia selama ini mengaku belajar di rumah dengan meminjam ponsel orangtuanya.

Perampolan toko emas tersebut, diketahui terjadi di Pasar Tangga Arung, Tenggarong, Kamis (30/7/2020) lalu.

Ketiga remaja tersebut melancarkan aksinya pada Kamis pagi, sekira pukul 08.30 WIB.

Begitu sampai di toko emas, tiga siswa SMA yang menggunakan pentutup wajah itu melompati etalase. Mereka membawa airsoft gun serta senjata tajam untuk mengancam korban.

Namun saat pemilik toko berteriak dan warga berdatangan, mereka bertiga memutuskan melarikan diri tanpa membawa apa-apa.

Meski dieksekusi oleh tiga remaja tersebut, namun otak perampokan diduga adalah seorang pria bernama Rizki Yahya.

Ia adalah seorang penjual emas yang juga berjualan tepat di samping toko emas yang dirampok.

Kuat dugaan, perampokan dilakukan lantaran persaingan bisnis.(*)

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Nila
Video Production: Sekar Manik Pranita
Sumber: Tribun Video
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved