Yandex

Terkini Daerah

Viral di Medsos Gilang Lakukan Pelecehan Seksual Fetish Kain Jarik, Ini Sanksi yang Dijatuhkan Unair

Sabtu, 1 Agustus 2020 17:58 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tengah ramai diperbincangkan di media sosial.

Hal itu setelah ada salah satu mahasiswanya yang memiliki fetish kain jarik melakukan pelecehan seksual.

Menanggapi viralnya kasus tersebut, pihak Unair membenarkan kabar tersebut.

Diketahui pelaku bernama Gilang, merupakan pelaku fetish kain jarik.

Mahasiswa Fakuktas Ilmu Budaya (FIB) Unair itu diduga telah melakukan pelecehan seksual.

Gilang menggunakan modus penelitian tugas akhir untuk memenuhi hasrat seksualnya.

Akibatnya, ia terancam sanksi disipilin hingga ancaman drop out dari Unair.

Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair, Suko Widodo mengatakan, jajaran dekan FIB telah melaksanakan sidang komisi etik menindaklanjuti temuan ini.

Suko Widodo juga membenarkan bahwa pelaku adalah mahasiswa Unair.

"Dengan banyaknya cuitan yg muncul kemudian para dekanat dan komisi etik mahasiswa di FIB itu membuat pernyataan" kata Suko Widodo, dikutip dari YouTube Harian Surya, Kamis (30/7/2020).

"Intinya mahasiswa itu benar ada catatannya, dia semester 10," ucapnya.

Terkait kasus yang tengah ramai ini, Suko menyebut, selama ini tidak ada laporan masuk mengenai kejahatan seksual yang dilakukan Gilang.

Meski demikian, informasi yang beredar di media sosial diketahui kasus ini sudah terjadi sejak lama.

"Pihak FIB baru tahu juga dari informasi di medsos," terang Suko.

Atas dasar informasi itu, lanjut Suko, pihak fakultas melakukan pelacakan.

Ia menegaskan, apabila benar adanya maka FIB akan mengambil tindakan dan menyerahkan kepada yang berwenang proses hukumnya.

Bahkan, Suko juga tegas menyatakan, tak akan melindungi terduga pelaku.

"Jadi sikap FIB tegas, tidak akan melindungi perbuatan bersalah," tegas Suko Widodo.

Sementara, pihak fakultas juga sudah menghubungi Gilang, namun tidak bisa sampai saat ini.

Suko menambahkan, mahasiswa itu pun bukan berasal dari Surabaya.

"Oknum tidak bisa dihubungi. Orang tuanya juga tidak bisa dihubungi," ujar Suko.

"Dia anak luar Surabaya. Tapi kos di Surabaya," sambungnya.

Terkait tindakan akademis, mahasiswa semester 10 tersebut bisa saja terkena pendisiplinan dari pihak Unair.

Jika ada hal yang sampai ke ranah pidana, maka terduga pelaku akan dikeluarkan alias drop out (DO) dari kampus.

"Pasti (ada pendisiplinan). Kalau nanti diverifikasi benar ada tindakan tegas," ujarnya.

"Bahkan ada tindakan maksimal, bisa dipecat (DO). Tentu kita masih lacak, diverifikasi," jelas Suko.

Untuk korban, Suko mengatakan, sekarang ini dewan etik Unair mengumpulkan fakta dan keterangannya. (Tribunnews.com/Indah Aprilin)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mahasiswanya Lakukan Fetish Kain Jarik, Ini Sanksi yang Akan Dilakukan Unair

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved