Yandex

INDONESIA UPDATE

Dilaporkan ke Polisi, Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok Minta Maaf dan Mengaku Khilaf

Sabtu, 1 Agustus 2020 14:55 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Satu dari dua tersangka kasus pencemaran nama baik terhadap Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya mengakui perbuatannya.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya Kamis (30/7/2020) itu, pelaku berinisial KS tersebut mengaku dirinya khilaf.

Ia pun meminta maaf kepada Ahok dan juga keluarga.

KS mengatakan tindakan yang dilakukannya murni perbuatannya, tidak ada tunggangan politik dari golongan manapun.

Tindakan pencemaran baik yang dilakukannya didasari perasaannya yang merasa empati dengan mantan isri Ahok, Veronica Tan.

Wanita 67 tahun ini KS pun menyesali perbuatannya yang dianggap merugikan Ahok.

Ia juga memohon agar dirinya tidak diproses hukum dan menempuh upaya mediasi.

Hal ini lantaran kondisi kesehatannya yang tak memungkinkan.

Sebelumnya, Ahok telah melaporkan kasus pencemaran nama baiknya di Instagram ke polisi pada 17 Mei lalu.

Menurut kuasa hukum Ahok, Ahmad Ramzy, pencemaran nama baik itu dilakukan dalam bentuk gambar dan tulisan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan, kedua tersangka merupakan penggemar Veronica Tan.

Mereka mulai merasa benci setelah Ahok menjalani hidup baru bersama Puput Nastiti Devi hingga melakukan penghinaan melalui instagram.

Para tersangka dijerat dengan Pasal UU ITE, dan terancam hukuman di bawah 4 tahun.

Menurut Yusri, lantaran hukuman di bawah 4 tahun penjara maka pelaku tak ditahan dan hanya dikenai wajib lapor.(*)

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Video
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved