Yandex

Tribunnews Update

Bermodus Iming Iming Jimat Kepintaran, Pimpinan Ponpes Beristri 3 di Banten Cabuli 4 Santriwati

Jumat, 31 Juli 2020 16:56 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pimpinan di satu di antara pondok pesantren di Kabupaten Serang, Banten, yakni JM (52) ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Serang Kota.

JM ditangkap lantaran diduga telah mencabuli empat santriwatinya, dengan modus menawarkan kemampuan berupa jimat kepintaran, kepada korbannya.

Dilansir oleh Kompas.com, Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata mengatakan, JM ditangkap pada Rabu (29/7/2020).

JM melakukan perbuatan asusila pada korban di beberapa tempat, yakni di dalam kamar dan mobil pelaku.

Sementara, perwakilan keluarga korban Anton Daeng Harahap mengatakan, JM diduga sudah melecehkan 15 santrinya.

Namun sebelas korban lain yang pernah menjadi korban perbuatan asusila JM tidak berani melapor.

"Pengakuan awalnya tidak mau mengaku dan cerita kepada keluarganya karena malu. Tapi, ada salah satu anak santriawati berinisial DA berani, akhirnya yang lain berani terbuka," kata Daeng kepada Kompas.com.

Daeng mengatakan, untuk mendapatkan jimat kepintaran tersebut, korban harus membayar dengan persetubuhan.

Agar para korbannya tidak melapor, JM mengancam akan menyantet dan mengeluarkan korban dari Ponpes bila melawan.

Padahal, JM sudah mempunyai tiga istri.

"Padahal dia punya istri tiga, bahkan istrinya juga korban. Dia itu ketua yayasan, nggak pernah ngajar di ponpes, cuma nyariin korban saja," kata Anton.

Atas perbuatannya, JM terancam dikenakan Pasal 81 ayat (1) dan (2) Jo 82 ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI no.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.(Tribun-Video.com/Inung Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pimpinan Ponpes Ditangkap, Diduga Cabuli 15 Santriwati di Kamar dan Mobil

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Muhammad Nur Rohmad
Video Production: arvent
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved