Yandex

Viral Video

Cerita di Balik Viral Video 'Akang Kendang' ATCS Dishub Kota Bandung di Simpang Pahlawan Suci

Rabu, 29 Juli 2020 13:56 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Inovasi untuk mengedukasi masyarakat dilakukan Area Traffic Control System (ATCS) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung.

Satu di antara caranya ialah membuat konten dengan mengukuti tren yang ada di media sosial.

Terbaru, ATCS 'menggaet' akang gendang untuk menegur pelanggar lalu lintas.

Video tersebut diunggah oleh akun resmi Area Traffic Control System (ATCS), Sabtu (25/7/2020).

Tampak dalam video CCTV mengarah kepada dua penumpang kendaraan roda dua yang tidak mengenakan helm.

Kejadian tersebut berada di Simpang Pahlawan Suci Bandung.

Pertama petugas menegur pengendara yang berboncengan yang satu di antaranya tak mengenakan helm.

Petugas lantas meminta pembonceng tersebut turun.

"Akang berkupluk kuning, kalau saya bilang turun, turun ya.

Akang gendang ... turun, turun, turun!" ucap petugas dengan musik gendang.

Kemudian petugas menegur pengendara yang tidak mengenakan helm untuk mematikan kendaraan dan menuntunnya.

"Jika tidak membawa helm, silakan ikuti arahan kami, untuk mematikan kendaraan dan dituntun saja.

Akang gendang ... tuntun, tuntun, tuntun! Terima kasih telah mendengarkan arahan dari kami," ucap petugas dengan musik gendang.

Konfirmasi

Adapun video tersebut bukanlah video asli peneguran yang dilakukan ATCS Dishub Kota Bandung.

Namun video tersebut telah diedit oleh pihak ATCS.

Operator ATCS, Abdullah Putra Gandha, menyebut video tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat dengan cara yang lebih kreatif dan mudah diterima.

"Jadi video itu memang editan, kalau kita kasih backsound itu cuma mengedukasi masyarakat," ujar Abdullah saat dihubungi Tribunnews, Selasa (28/7/2020).

Abdullah menyebut, ATCS membuat edukasi kepada masyarakat dengan menyesuaikan tren di media sosial.

"Kepikiran aja pas ngedit itu, karena (akang gendang) lagi viral kan, jadi pendekatan apa yang lagi trending," ungkap Abdullah.

Sementara itu dalam video aslinya, Abdullah menyebut petugas tetap memberikan teguran dengan SOP yang sudah ada.

"Kalau imbauan itu SOP tetap sama, namun memang kami juga menggunakan sedikit kata-kata nyleneh," ujarnya.

"Misalnya gunakan helm karena itu kepala bukan kelapa," imbuhnya.

Tujuannya ialah agar masyarakat mengetahui jika yang menegur adalah petugas langsung.

"Soalnya ada juga yang bilang itu suara robot," ujar Abdullah.

"Jadi dengan hal itu kita bisa mendekatkan diri ke masyarakat, biar masyarakat ngeh," ungkapnya.

Berinovasi Sejak 2017

Lebih lanjut, Abdullah mengungkapkan ATCS Dishub Kota Bandung telah menggunakan cara-cara kreatif untuk memberi imbauan kepada masyarakat mulai 2017.

"Dulu 2017 kita mengedukasi di persimpangan pakai seolah-olah pertandingan sepakbola," ungkapnya.

"Misal ada yang melanggar ada wasit yang memberi kartu kuning maupun merah," imbuhnya.

Selain itu petugas juga memberikan komentator layaknya pertandingan sepakbola.

Menurut Abdullah, pendekatan kreatif lebih mudah sampai di masyarakat dibanding menggunakan imbauan baku.

(Tribunnews.com/Gilang Putranto)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul VIRAL Akang Gendang di CCTV Lalu Lintas, ATCS Dishub Bandung Ikuti Tren untuk Edukasi Masyarakat

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Dita Dwi Puspitasari
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved