Yandex

TribunnewsWiki

Kandidiasis, Penyakit Kulit akibat Jamur Candida Albicans dan Terjadi di Kulit dan Organ Intim

Rabu, 22 Juli 2020 21:31 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Candidiasis atau kandidiasis merupakan sejenis penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur.

Infeksi tersebut disebabkan oleh jamur Candida albicans.

Infeksi jamur ini biasanya terjadi di kulit, mulut, dan organ intim.

Jika tidak mendapatkan penanganan, infeksi akibat jamur ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain, seperti usus, ginjal, jantung, dan otak.

Kandidiasis dapat dialami oleh siapa saja.

Namun, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih berisiko terkena infeksi ini.

Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan turunnya kekebalan tubuh adalah diabetes, kanker, dan HIV/AIDS.

Jamur Candida biasanya hidup pada bagian usus manusia, membran mukosa (selaput lendir) dan kulit tanpa menimbulkan infeksi.

Namun, pertumbuhan jamur yang tidak normal akan menyebabkan infeksi pada bagian tubuh lainnya.

Kandidiasis dibagi berdasarkan tempat tumbuhnya, di antaranya adalah:

- Thrush (oropharyngeal candidiasis), infeksi candidiasis yang muncul pada bagian mulut serta tenggorokan dan disebabkan oleh jamur Candida albicans
- Kandidiasis vagina, infeksi kandidiasis yang muncul pada bagian alat vital wanita
- Kandidiasis kulit, Candida yang menyebabkan kulit infeksi seperti alergi popok, dan infeksi di area-area yang tertutup dan sangat lembab
- Esofagitis, infeksi Candida dari mulut yang menyebar ke tenggorokan, menyebabkan esofagitis. Infeksi ini biasa ditemui pada orang-orang penderita AIDS atau yang sedang menjalani kemoterapi untuk kanker
- Kandidiasis invasif, infeksi yang muncul saat Candida menembus sel darah dan menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala

Gejala yang muncul pada penderita Kandidiasis berbeda-beda tergantung tempat infeksi muncul.

Berikut gejala kandidiasis yang muncul berdasarkan bagian tubuh yang terkena infeksi:

Candidiasis mulut (thrush)

- Bercak putih atau kuning di lidah, bibir, gusi, langit-langit mulut, dan pipi bagian dalam
- Kemerahan di mulut dan tenggorokan
- Kulit pecah-pecah di sudut mulut
- Rasa nyeri saat menelan

Candidiasis vulvovaginal

- Rasa gatal yang ekstrem di vagina
- Rasa nyeri dan terbakar saat buang air kecil
- Rasa tidak nyaman selama berhubungan seks
- Pembengkakan pada vagina dan vulva
- Keputihan yang menggumpal

Candidiasis kulit (cutaneous candidiasis)

- Ruam yang gatal di lipatan kulit, seperti ketiak, selangkangan, sela jari, atau di bawah payudara
- Kulit yang kering dan pecah-pecah

Pengobatan

Cara mengobati penyakit kandidiasis bervariasi tergantung kepada tempat infeksinya.

Beberapa metode pengobatan yang dilakukan oleh dokter adalah:

- Thrush: Untuk kandidiasis, biasanya dokter akan memberikan obat anti jamur seperti nistatin dan klotrimazol, jika infeksi lebih ringan, dokter biasanya memberikan nistatin cair atau pil klotrimazol.
- Esofagitis: dapat diobati dengan obat anti jamur seperti flukonazol.
- Kandidiasis kulit: Biasanya dokter akan memberikan krim atau bedak anti jamur.
- Kandidiasis vagina: dapat diobati dengan obat anti jamur yang diaplikasikan langsung ke bagian yang terinfeksi di vagina, seperti butokonazol, klotrimazol, mikonazol, nistatin atau tiokonazol.
- Kandidiasis invasif: dapat diobati dengan obat anti jamur intravena (melalui infus) seperti vorikonazol atau flukonazol. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan Judul Kandidiasis

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved