Kabar Viral
Setelah Viral Nama Dita Leni Ravia, Muncul Nama Unik Lagi 'Pintaku Tiada Dusta', Ini Ceritanya
TRIBUN-VIDEO.COM - Nama unik kembali muncul dari Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, kali ini nama seorang pria bernama 'Pintaku Tiada Dusta'.
Bahkan saat sekolah dulu, ia pernah tiba-tiba dipanggil kepala sekolah dan diberi amplop.
Penamaan unik merupakan tradisi sejak lama oleh masyarakat lokal, namun jika masa lalu Nama unik dikaitkan dengan hari, bulan, hingga terkait keselamatan anak.
Pintaku Tiada Dusta merupakan Nama salah seorang staf Tenaga Harian Lepas di Bidang Penetapan dan Bina Pendapatan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul.
Warga Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin, ini mengaku tidak pernah ada yang membully-nya sejak kecil meski memiliki Nama unik.
Nama lelaki kelahiran 5 September 1991 ini memiliki arti lugas sesuai teks atau sesuai Nama panggilannya.
"Filosofinya itu saat saya tanya ke orangtua jawabannya. Ya artinya harapan atau doa agar menjadi orang yang amanah dan dapat dipercaya," katanya saat ditemui di ruang kerjanya di BKAD Gunungkidul Kamis (9/7/2020) petang.
Disinggung mengenai hal unik, pria dengan Nama panggilan Pinta ini mengaku tak banyak dialami.
Yang paling diingat, saat hendak lulus SD.
Pihak sekolah menanyakan atau mengkonfirmasi ulang soal Nama itu.
Sebab namanya hendak dibubuhkan di ijazah.
Kedua, saat duduk di SMP, ia pernah tiba-tiba dipanggil kepala sekolah.
Saat itu, ia sempat bingung, tetapi ternyata malah dikasih amplop berisi uang.
Ternyata salah seorang guru mengirim Nama uniknya di kolom di rubrik sungguh-sungguh terjadi pada salah satu koran lokal.
Honornya semuanya diserahkan ke dirinya.
"Saat SMP Nama saya dimasukkan di kolom 'Sungguh-sungguh terjadi' oleh guru. Setelah dimuat honornya diberikan ke saya," kata Pinta.
Dia mengaku tak pernah berkinginan untuk mengganti Nama yang diberikan oleh pasangan dari Priyatmo Subarkah dan Rina Karwati.
Dia mengaku bangga dan tetap akan menggunakannya.
Tradisi Nama unik ada sejak zaman dulu Anggota Dewan Kebudayaan Gunungkidul CB Supriyanto mengatakan, penamaan Nama unik ada sejak jaman dulu.
Tahun 50-an sampai 70-an banyak dijumpai Nama hari seperti Kemis, Pon, Wage, dan Nama bulan seperti Suro.
Hal itu dianggap lumrah karena orangtua masa itu ingin mengingat bayinya lahir dihari itu.
"Seperti bulan suro, itu banyak dipakai karena bulan yang dikeramatkan bagi sebagian yang percaya," kata CB Supriyanto.
Dia mengatakan, di masyarakat Jawa juga ada tradisi mengubah Nama setelah menikah, atau disebut Nama tua.
Nama yang diberikan sejak lahir akan dirubah setelah menikah.
Namun hal itu sudah jarang ditemui saat ini, termasuk Nama unik menggunakan hari atau bulan.
Nama yang terdengar unik namun tetap bermakna baik banyak digunakan masyarakat jawa.
"Sekarang sudah jarang, gantinya seperti tali ravia kemarin yang ramai itu," ucap dia.
Nama unik lainnya hingga viral
Sebelumnya Nama unik disandang oleh pelajar kelas XII SMK N 1 Saptosari bernama Dita Leni Ravia.
Ia pun tengah viral lantaran arti namanya yang unik.
Leni, panggilan akrabnya, mengungkapkan sebuah kisah saat ia tengah dirawat di rumah sakit, di mana dokter dan perawat mempertanyakan namanya.
Adapun Leni adalah siswi SMK asal Kelurahan Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Orangtua Leni mengungkapkan alasan dan arti nama putrinya tersebut.
Jika diucapkan dalam logat bahasa Jawa, nama Dita Leni Ravia akan berarti diikat dengan tali rafia atau tali plastik.
Gadis kelahiran 5 November 2002 tersebut mengaku sering mendapatkan pengalaman menarik saat berkenalan.
Salah satunya ketika menjalani perawatan di RSUD Wonosari. Saat itu, menurut Leni, perawat terheran-heran mengetahui namanya.
"(Perawat) sampai setengah jam itu di dalam ruangan hanya tanya tentang nama saya. Terus dokternya juga bilang 'kok namanya aneh sih', pada ketawa gitu.
Tapi saya kan sudah biasa kayak gitu, jadi tidak dimasuki hati," kata Leni.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Unik, Pria Gunungkidul Ini Bernama Pintaku Tiada Dusta
Sumber: Kompas.com
Local Experience
Kampung Pitu Nglanggeran, Desa Unik di Gunungkidul yang Hanya Boleh Ditinggali Tujuh Keluarga
Rabu, 14 Januari 2026
Local Experience
Asal Usul Kampung Pitu Gunungkidul, Bermula dari Telaga Guyangan dan Kisah Kuda Sembrani
Rabu, 14 Januari 2026
Tribunnews Update
Detik-detik Gempa Bumi M 4,5 Guncang Gunungkidul DIY, Warga Langsung Berlarian Keluar Gedung
Kamis, 18 Desember 2025
Local Experience
Bukit Pengilon di Gunungkidul Suguhkan Hamparan Hijau, Laut Biru, dan Spot Camping dengan Panorama
Rabu, 17 Desember 2025
Live Update
Keracunan Massal: Puluhan Siswa di Gunungkidul Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG
Jumat, 31 Oktober 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.