Yandex

Terkini Daerah

Lapangan Piala Dunia U-20 di Solo Ini Malah Dipakai Jemur Batik, Warga Ungkap Alasannya

Selasa, 7 Juli 2020 16:02 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUN-VIDEO.COM - Kota Bengawan menjadi salah satu venue untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021 nanti.

Bukan tanpa sebab, penunjukan tersebut berkait dengan keberadaan Stadion Manahan yang sedianya digunakan untuk pertandingan.

Selain Stadion Manahan, ada 4 lapangan lain yang nantinya dipakai untuk latihan timnas peserta.

Salah satunya adalah lapangan Sriwaru yang beralamat di Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo.

Jaraknya tak begitu jauh dari Stadion Manahan, sekira 4 km saja untuk jarak tempuh menuju lapangan tersebut.

Hal tak terduga didapat saat TribunSolo.com mengunjungi lapangan Sriwaru pada Selasa (7/7/2020).

Bagaimana tidak, lapangan selevel piala Dunia U-20 malah dipakai untuk menjemur batik.

Tampak beberapa buruh tengah menjemur beberapa kain batik.

Seorang buruh batik bernama Indra (23) rupanya sudah mengetahui jika lapangan yang ia pakai untuk menjemur batik akan digunakan untuk piala dunia.

"Sudah dengar, dari tv," ungkap Indra.

Lantas, mengapa ia tetap menjemur batik di lapangan Sriwaru?

Rupanya pihak Pemkot Solo belum berkunjung dan melarang warga untuk menghentikan aktivitas menjemur batik.

"Setahu saya belum kesini," pungkasnya.

Usut punya usut, rupanya lapangan ini sejak dulu dipakai untuk tempat penjemuran batik.

Selain tempatnya yang lapang, dikatakan oleh Indra jika Sriwaru ini dapat mempersingkat penjemuran.

"Betul, 2 jam saja sudah kering untuk menjemur disini," kata dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Disiapkan untuk Piala Dunia U-20, Lapangan di Solo ini Masih Dipakai Warga Menjemur Batik

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Dita Dwi Puspitasari
Sumber: TribunSolo.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved