Lagu Baru Sheryl Shenafia Tentang Isi Hati yang Lelah dan Sedih
Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan
TRIBUN-VIDEO.COM - Sheryl Shienafia merilis single terbarunya yang berjudul "Okay" di tengah pandemi virus corona (covid-19) yang sedang melanda dunia hingga saat ini.
Lagu tersebut mengisahkan keresahan hatinya akan sebuah masalah yang selalu datang.
Liriknya telah dikerjakan Sheryl Shenafia sejak setahun lalu dan menurutnya tepat, dirilis di masa pandemi virus corona seperti saat ini.
“Aku menulis lagu ini tahun lalu, jauh sebelum pandemi muncul," kata Sheryl Shenafia dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Senin (22/6/2020).
"Lagu ini merupakan salah satu yang dibentuk dengan mengalir begitu saja, dari hasil yang benar-benar aku rasakan pada saat itu”, terangnya.
Sheryl mengungkapkan keresahannya yang jarang mendengarkan isi hatinya yang sedang bersedih.
“Aku baru menyadari, aku jarang memberi kesempatan hati aku untuk terima rasa lelah atau sedih," ucap Sheryl Shenafia.
Untuk pembuatan lagu "Okay", Sheryl bekerja sama dengan Petra Sihombing. Menurutnya Petra bisa menerjemahkan pikirannya ke dalam sebuah lagu.
"Aku bikin lagu ini bareng Petra. Dia bisa translate pikiranku menjadi musik, dia juga tahu visi lagu ini akan kemana," tambah Sheryl Shenafia.
Lewat lagu "Okay" Sheryl Shenafia mencoba memberi pesan, ketika kita gagal dalam mencapai sesuatu, maka akan muncul rasa sedih dan kecewa.
“Setiap hari buruk itu nyata, dan itu ngga masalah. Semoga lagu ini bisa menjadi pengingat bahwa rasa sedih itu ada untuk dirasa. Yang penting besok kita mulai lagi," tutup Sheryl Shenafia.(*)
Reporter: Lendy Ramadhan
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribunnews.com
Kilas Peristiwa
Kilas Peristiwa: Update Virus Corona 13 Maret, Sebanyak 70.395 Pasien di 128 Negara Sembuh
Kamis, 13 Maret 2025
Internasional
Subvarian Baru Virus Corona Terdeteksi di Rusia, Tingkat Penularan Lebih Tinggi ke Seluruh Dunia
Rabu, 19 April 2023
Terkini Nasional
Berpotensi Menyebar ke Seluruh Dunia dalam Waktu Dekat, India Alami Lonjakan Kasus Varian Arcturus
Sabtu, 15 April 2023
Virus Corona
WHO Desak China Perbarui Data Kasus Infeksi Covid-19 Real Time seusai Terapkan Kebijakan 'Nol-Covid'
Minggu, 1 Januari 2023
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.