Yandex

Terkini Daerah

Pemkot Solo Kembali Izinkan Gelar Acara Pernikahan: Tamu Dibatasi hingga Durasi Maksimal 2 Jam

Rabu, 1 Juli 2020 08:36 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Ilham Oktafian

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mengizinkan hotel maupun gedung untuk kembali menggelar acara pernikahan setelah tiga bulan lebih vakum akibat pandemi Corona.

Itu termaktub dalam Surat Edaran Wali Kota Solo Nomor 067 / 1165 Tentang Perubahan Atas Pedoman Teknis Pelaksanaan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) di Kota Solo.

Dalam surat edaran tersebut, Pemkot melakukan pelonggaran kegiatan/fasilitas termasuk bagi gedung pertemuan dan hotel dengan sejumlah ketentuan.

Jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas dan durasi kegiatan maksimal 2 jam menjadi beberapa ketentuan yang harus diperhatikan pengelola gedung pertemuan dan hotel.

Wedding Organizer Padmarini, Tika Susilowati mengatakan protokol kesehatan seperti masker, cek suhu, maupun jaga jarak menjadi hal yang wajib.

Sebelum memasuki gedung, serangkaian pemeriksaan akan dilakukan untuk memastikan para tamu dalam keadaan sehat.

"Protokol kesehatan pasti, seperti cuci tangan, pengukur suhu tubuh, undangan menggunakan scan barcode, para karyawan, dan tamu undangan diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan terlebih dahulu," katanya saat ditemui usai menggelar simulasi pernikahan di De' Lawang Djoenjing, Senin (29/6/2020).

"Jika suhunya melebihi 37 derajat, nanti akan ditangani lebih lanjut karena kami bekerja sama dengan PMI Kota Solo juga," imbuhnya

Jumlah tamu undangan dibatasi 50 persen dari kapasitas hotel maupun gedung pertemuan, termasuk tamu dari luar Kota Solo.

Para anggota keluarga maupun tamu luar kota Solo dapat melihat seluruh acara via online.

"Nanti bisa zoom maupun live instagram juga," pungkasnya.

Saat memasuki gedung, kursi antar tamu pun diberi jarak sekira 30 cm, agar tidak saling berdekatan satu dengan yang lainnya.

Selain itu, para tamu maupun pihak yang terlibat dalam acara pernikahan harus berasal dari dalam kota Solo.

Hal tersebut berguna meminimalkan ternjadinya paparan virus corona.

"Baik kru pernikahan maupun penghulu berasal dari Solo," katanya.

Saat prosesi ijab kabul, penghulu mengenakan face shield dan sarung tangan saat berjabat tangan dengan calon pengantin.

Terpisah, owner De' Lawang Djoenjing, Hardi memastikan pihaknya siap untuk menggelar pernikahan di era new normal ini.

Ditambahkan olehnya, jika saat pandemi, pihaknya menerima puluhan pembatalan acara pernikahan.

"Sejak tiga bulan kemarin cancel 20," ungkap dia.

"Setelah ini, kita perlihatkan video simulasi dan harapannya mereka tidak khawatir untuk menggelar acara penikahan di sini," tutupnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Sempat Terima 20 Pembatalan Karena Corona, Gedung Pertemuan di Solo ini Siap Gelar Pernikahan Online

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Dita Dwi Puspitasari
Sumber: TribunSolo.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved