Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Pasutri Jual Daging Celeng Oplosan Selama 6 Tahun Ditangkap Polisi, Dijual ke Cianjur, dan Bandung

Rabu, 1 Juli 2020 07:51 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pada Jumat (26/6/2020) sekira pukul 20.30 WIB, pihak kepolisian menangkap pasangan suami istri berinisial T (45) dan R (24).

Mereka ditangkap lantaran menjual daging sapi yang dicampur dengan daging babi hutan atau daging celeng.

Keduanya ditangkap di Padalarang Kabupaten Bandung Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki.

Kasus tersebut terungkap dari informasi masyarakat terkait penjualan daging celeng oplosan di daerah tersebut.

Kepada polisi, pasangan suami istri tersebut mengaku sudah melakukan praktik penjualan daging celeng oplosan sejak 2014.

Daging babi tersebut mereka dapatkan dari hasil berburu di hutan di daerah Padalarang, Jawa Barat.

"Dapatnya dari hutan, dari pemburu, ada di daerah Padalarang juga," ujar Yoris.

Sejak tahun 2014 itu juga, keduanya memiliki empat pelanggan tetap yang tersebar di beberapa daerah di Jawa Barat.

Mereka kerap memesan daging celeng oplosan itu dengan jumlah beragam setiap bulannya.

Dari keterangan pasutri tersebut, mereka kerap memasarkan daging celeng oplosan itu ke beberapa daerag seperti Tasikmalaya, Purwakarta, Cianjur, dan Bandung.

"Mereka mengaku selama ini telah memasarkan (daging celeng) ke berbagai daerah di antaranya, Tasikmalaya, Purwakarta, Cianjur dan Bandung," ucap Yoris.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (30/6/2020), daging celeng oplosan tersebut diantarkan ke pelanggan secara langsung.

Daging celeng oplosan tersebut dijualnya seharga Rp50.000 per kilogramnya.

Motif penjualan dagong celeng oplosan tersebut adalah untuk kepentingan keuntungan ekonomi mereka.

Kini keduanya sudah ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi dan terancam hukuman lebih dari lima tahun penjara.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasutri Jual Daging Celeng Oplosan Selama 6 Tahun, Dipasarkan ke Tasikmalaya, Cianjur dan Bandung"

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved