Yandex

Terkini Daerah

Jelajah Kampung Kukupu, Ada Puluhan Petani Budidaya Ikan Hias di Pusat Kota Bogor

Selasa, 30 Juni 2020 21:17 WIB
Tribunnews Bogor

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUN-VIDEO.COM, TANAH SAREAL - Tak jauh dari pusat Kota Bogor sebuah perkampungan bernama Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal menyimpan banyak keunikan.

Satu diantaranya adalah budidaya ikan hias.

Di Kampung Kukupu ada puluhan warga yang melakukan budidaya ikan hias.

Dari cerita warga sekitar budidaya ikan hias di Kampung Kukupu sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Saat Anda memasuki Kampung Kukupu dengan menyusuri gang kecil dipemukiman padat penduduk itu Anda akan menemui berbagai kolam ikan mulai dari yang ukurannya kecil hingga besar.

Salah satu petani budi daya ikan hias yang juga tergabung dalam kelompok Gabungan Budidaya Ikan Hias Kelompok Tani Ikan Hias Arjuna Kelurahan Cibadak Madrouf warga RT 4/8 sudah puluhan tahun melakukan budidaya ikan cupang hias.

Madrouf mengatakan bahwa menjadi petani cupang hias yang terpenting adalah tekun dan sabar.

"Kalau lagi bagus penjualannya bagus, kalau lagi kosong ya kosong," katanya.

Selama menjalani budidaya ikan Madrouf pun mengalami jatuh bangun.

Bahkan pernah belasan tahun lalu Ia mengalami panen ikan yang melimpah.

Namun karena pemasaran dan peminant ikan cupang tidak banyak saat itu banyak ikan yang terbengkalai.

Meski demikian dirinya tetap bangkit dan konsisten untuk melakukan budidaya ikan.

"Hidup disini, berdiri disisini jatuh disisini ya bangkit lagi juga harus disini budidaya cupang hias," ujarnya.

Saat ini dari belasan kolam yang dimiliki Madrouf hanya ada tersisa dua kolam aktif yang diisi oleh indukan jantan dan betina.

Madrouf sengaja memisahkan keduanya untuk melakukan pembenihan ketika akan mengawinkan antara betina dan jantan.

Setelah sekian lama melakukan budidaya cupang hias Madrouf mengklaim bahwa cupang hasil budidayanya itu adalah cupang asli bogor.

"Kalau orang bilang jenisnya banyak ada komet, plakat dan lain lain ada yang dari singapura thailand, kalau saya ini cupang asli bogor, karena dari mulai indukan pembibitan dewasa hingga jadi indukan lagi ya disini jadi bukan darimana mana ini cupang asli Bogor," katanya.

Jika Madrouf melakukan budidaya dengan mengunggulkan kuantitas hasil budidaya ditempat lain namun masih dalam lingkup kampung kukupu seorang pemuda melakukan budi daya cupang hias dengan fokus pada kualitas cupang hias.

Febri Purnomo Marwan warga Kampung Kukupu Kelurhan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor menjalani budidaya cupang hias dengan media yang sederhana.

Hanya dengan menggunakan kolam kecil menggunakan terpal dan beberapa baskom pria yang awalnya hoby memelihara cupang ini menjalani budidaya cupang hias.

Febri menceritakan budidaya ikan cupang dijalaninya sejak tiga tahun terakhir.

"Ternak sekitar 2018 awalnya kita cari indukan yang memang berkualitas, jadi kita budidaya bukan untuk mencari kuantitas tapi kualitas," katanya, Senin (29/6/2020).

Cupang hias yang dibudidayakannya adalah cupang hias plakat yang terbagi dalam berbagai jenis.

Untuk breding (budidaya) cupang hias dari proses kawin bertelur hingga dewasa dan mengeluarkan warna yang cantik dibutuhkan waktu sekitar empat sampai lima bulan.

"Untuk breding cupang itu enggak sulit, hanya perlu sabar dan ketekunan," kayanya.

Cupang hias dengan berbagai kualitas atau grade yang dijualnya berkisar dari harga Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu tergantung dari grade ikan itu sendiri.

Febri mengatakan biasanya Ia menjual cupangnya ke pasar ikan parung dan kebeberapa kios serta melalui media online Cupanghias_indonesia.

"Kita pernah ngirim ke luar pulau juga, ke Kalimantan dan Sulawesi, Kita jamin pengemasan aman untuk ikan," ujarnya.

Namun saat ini kata Febri pengiriman ikan cupang hias melalui jasa pengiriman agak sulit.

"Kalau sekarang cukup sulit peraturannya harus pegang surat surat," ujarnya.

Dilokasi yang sama Sekretaris kelompok Gabungan Budidaya Ikan Hias Kelompok Tani Ikan Hias Arjuna Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal Jamaludin mengatakan bahwa potensi di wilayah Cibadak banyak yang bisa dikembangkan.

"Iya karena ini turun temurun sayang jika tidak dikembangkan, salah satunya ikan hias dan cupang hias," ujarnya.

Jamal meyakini jika petani budidaya ikan hias ini didukung dari segi permodalan dan pemasaran maka akan bisa menjadi potensi ekonomi bagi warga masyarakat sekitar.

"Untuk skil dan sdm disini sudah mempuni, dan ini jika didukung pemerintah dalam hal oermodalan bisa mendongkrak potensi ekonomi," ujarnya.

Ia pun berharap kedepan ada perhatian untuk bagi para petani budidaya ikan.

"Makanya kita ini konsepnya kita bentuk gapoktan gabungan kelompok tani dan membuak kampung tematik, karena potensi diwilayah Cibadak ini perlu didongkrak," ujarnya. (*)

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Tribunnews Bogor
Tags
   #Kota Bogor   #ikan hias   #Ikan Cupang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved