Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Curhat Pasien Covid-19 ke Bupati Jombang Ditelantarkan: Ga Ada Dokter Satupun yang Jenguk

Selasa, 30 Juni 2020 17:07 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Beredar di media sosial sebuah video yang menunjukkan perbincangan antara pasien Covid-19 dan Bupati Jombang, Mundjidah Wahab.

Dalam video tersebut terlihat seorang pasien yang mengungkapkan semua permasalahan yang dirasakannya saat berada di tempat karantina.

Video tersebut berdurasi 13 menit 8 detik, tampak pasien bernama Kadir mengenakan jaket merah dikelilingi sejumlah orang.

Kadir merupakan warga Desa Mundusewu, kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Ia berbincang dengan bupati Jombang melalui video call.

Terlihat, Kadir berada di dalam sebuah ruangan. Di belakangnya terdapat sejumlah tempat tidur yang ditata rapi tanpa.

Ia berada di lapangan tenis milik Pemerintah Kabupaten Jombang yang menjadi tempat karantina pasien Covid-19.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (30/6/2020), Kadir menceritakan kondisi pasien Covid-19 di tempat karantina. Salah satunya, tak ada tenaga medis yang mengunjungi mereka.

Ia juga mengaku perlakuan antara pasien positif Covid-19 dan pasien dalam pengawasan yang masih menunggu hasil swab tidak dibedakan.

"Di GOR ini, fakta hasil swab semalam, itu didapati ada beberapa pasien kan positif, sampai tadi pagi bahkan malam sampai sekarang tidak ada satu pun dokter yang jenguk. Enggak ada yang inventarisasi, ini kelanjutan bagaimana orang yang positif corona sama yang tidak," kata Kadir.

Hampir dua pekan, pasien corona di tempat karantina seolah dibiarkan tanpa ada penanganan medis.

"Tidak ada dokter spesialis atau dokter ahli apa pun yang datang menjenguk kami. Dikumpulkan tapi tanpa perawatan," ujar Kadir.

Kadir juga menyampaikan keluhan utama para pasien yang menjalani karantina.

Menurut dia, sebagian besar pasien yang dikarantina merupakan tulang punggung keluarga.
Sehingga, kondisi ekonomi rumah tangga para pasien Covid-19 itu terancam. Kadir berharap, Pemkab Jombang memperhatikan nasib keluarga mereka yang ada di rumah.

"Pemenuhan kebutuhan sehari-hari kepada keluarga yang ditinggalkan.

Tolong, tolong sanget kaleh panjenengan (kami minta tolong perhatian dari anda)," kata Kadir.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Curhat Pasien Covid-19 kepada Bupati, Ditelantarkan dan Tak Dirawat di Tempat Karantina"

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved