Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Cerita Polisi Tolak Laporan Anak Ingin Penjarakan Ibu: Saya Lepas Jabatan Saya Bos, Jangan Durhaka

Selasa, 30 Juni 2020 14:05 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kisah seorang polisi menolak laporan seorang anak yang ingin memenjarakan ibunya viral di media sosial.

Ia adalah Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono.

Bahkan, AKP Priyo, rela mempertaruhkan jabatannya agar pria berinisial M tersebut meminta maaf pada sang ibu dan tidak durhaka padanya.

Dikutip dari Kompas.com, AKP Priyo menjelaskan, tindakannya itu dilakukan lantaran ia enggan jika masalah anak dan ibu itu dibawa ke jalur hukum.

Ia meminta agar masalah tersebut dirundingkan saja secara kekeluargaan.

Priyo menjelaskan, kasus perselisihan itu bermula saat sang anak yakni M menjual tanah warisan milik ayahnya senilai Rp200 juta.

Dari hasil penjualan uang tersebut, sang ibu lantas diberi bagian sebanyak Rp15 juta.

Uang tersebut kemudian oleh sang ibu dibelikan untuk membeli sepeda motor.

Karena ada saudara yang ingin memakainya, sepeda motor tersebut kemudian ditinggal di rumah saudara.

Mengetahui hal itu, ternyata membuat M keberatan dan menuduh ibu melakukan penggelapan sepeda motor.

"Si anak (pelapor) menjual tanah bapaknya Rp 200 juta, ibunya dikasih Rp 15 juta, kemudian belilah motor ibunya. Kemudian motor itu dia pakai sama saudaranya, si anak keberatan," kata Priyo.

Dalam video yang beredar, AKP Priyo bahkan mengungkapkan akan mengganti uang pembelian motor itu.

Ia rela mengeluarkan uang dari kantong pribadinya, agar sang anak mau meminta maaf pada ibunya.

AKP Priyo menjelaskan, ia tak mau melihat ada anak yang durkada pada ibunya.

Ia lantas meminta anak tersebut bersujud dan meminta maaf pada ibunya itu.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Nila
Video Production: arvent
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved