Yandex

Terkini Nasional

Sedang Digemari, Jamur Enoki Dimusnahkan Pemerintah karena Diduga Membawa Kuman Wabah Listeria

Jumat, 26 Juni 2020 13:54 WIB
Tribun Mataram

TRIBUN-VIDEO.COM - Jamur enoki dimusnahkan oleh pemerintahan Indonesia karena diduga membawa kuman yang menyebabkan wabah listeria, ini 8 fakta soal jamur enoki.

Belakangan ini jamur enoki jadi makanan kegemaran bagi masyarakat Indonesia.

Apalagi semenjak wabah banyak orang jadi lebih sering di rumah dan memasak.

Hal ini membuat jamur enoki banyak diburu untuk diolah dengan bahan makan lainnya.

Sayangnya kini pemerintah Indonesia menarik jamur ini.

Jamur enoki ditengarai sebagai penyebab munculnya wabah listeria sebagai pembawa kuman.

Listeria adalah infeksi yang disebakan oleh kuman Listeria monocytogenes.

Orang yang terinfeksi penyakit ini biasanya menyantap makanan yang telah terkontaminasi kuman ini.

Penyakit listeria biasanya menyerang perempuan hamil, bayi baru lahir, lansia dan orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Hal ini seperti dikutip dari situs resmi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat.

Pada Maret 2020 Ministry of Food and Drug Safety Korea Selatan menemukan Listeria monocytogenes pada jamur enoki produksi dua perusahaan asal Negeri Ginseng itu.

CDC juga telah menarik jamur enoki produksi dua perusahaan setelah menemukan adanya bakteri Listeria monocytogenes.

Jamur enoki biasanya dibudidayakan atau tumbuh di alam liar.

Enoki sudah tumbuh di alam liar sejak 800 SM, terutama di kawasan Asia Timur dan Amerika Utara.

Biasanya tumbuh berkelompok pada batang pohon, seperti pohon hackberry China, kesemek, dan mulberry.

Sementara itu, Jepang yang pertama kali membudidayakan jamur enoki yang kini menjadi populer di berbagai negara. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunMataram.com dengan judul 8 Fakta Jamur Enoki yang Dimusnahkan Pemerintah karena Diduga Membawa Kuman Sebabkan Wabah Listeria

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Winda Rahmawati
Sumber: Tribun Mataram
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved