Rabu, 13 Mei 2026

Travel

Tradisi Nyadran Dukuh Nyangkringan, Demak di Tengah Banjir Rob, Tabur Bunga di Atas Air

Jumat, 29 Mei 2020 19:43 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM, DEMAK - Tradisi nyadran atau ziarah makam pada saat momen lebaran Dukuh Nyangkringan Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak tetap berjalan meskipun di tengah banjir rob atau air pasang laut.

Dukuh yang memiliki sekira 1.100 jiwa tersebut sudah terendam air rob baik jalan antar dukuh, fasilitas umum, dan permukiman warga sejak 20 tahunan yang lalu.

"Tradisi ini untuk mengingat leluhur kita yang telah berjasa babat alas atau para pendahulu kita yang tinggal pertama di dukuh Nyangkringan ini," jelas tokoh masyarakat, Kyai Nahrowi usai memimpin doa dan tahlil, Kamis (28/5/2020).

Sementara Ketua RW 2, Mukhlas mengatakan, banjir rob melanda wilayah tersebut sudah sekira 20 tahunan yang lalu atau sejak 1997.

Ia menambahkan, sekira 500 keluarga di Dukuh tersebut menggunakan akses jalan atau jembatan dari bambu atau warga biasa menyebutnya sasak untuk menuju ke makam, yang dibuat oleh RW dan tokoh masyarakat sekitar.

"Saat ada orang meninggal, tidak lagi di kubur di tempat pemakaman umum di Dukuh Nyangkringan, melainkan di tempat pemakaman desa," jelasnya.

Ia menambahkan, usia jembatan penyeberangan dark bambu menuju makam tersebut hanya mampu menahan terjangan banjir rob selama satu tahun.

"Banyak warga yang tidak berani menyebrangi jalan bambu tersebut lantaran takut tercebur, akhirnya warga hanya berziarah di atas jembatan yang berukuran sekira 50 sentimeter yang jaraknya masih ratusan meter dari makam," jelasnya.

Sementara satu warga dukuh Nyangkringan, Kasmadi (45) berharap, agar jalan akses makam tersebut diperbaiki dan makam juga ditinggikan.

"Makam dan jalan agar ditinggikan. Supaya lebih banyak warga yang dapat ke makam seperti dulu. Saya rindu suasana makam seperti makam lainnya," ujarnya.

Sementara Kepala Desa Sriwulan, Zamroni mengatakan, jumlah kepala keluarga di Desa Sriwulan berjumlah 3500 KK, yang keseluruhan terdampak banjir rob. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Tradisi Nyadran Dukuh Nyangkringan Demak di Tengah Banjir Rob, Tabur Bunga di Atas Air

Editor: Panji Anggoro Putro
Sumber: Tribun Jateng

Tags
   #Tradisi Nyadran   #Nyangkringan   #Demak   #banjir rob

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved