Senin, 27 April 2026

Tribunnews Update

Curhat Tenaga Medis di Ogan Ilir yang Dipecat saat Wabah Covid-19: Sebenarnya Saya Ingin Kembali

Rabu, 27 Mei 2020 19:07 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Langkah RSUD Ogan Ilir memecat 109 tenaga honorer menyebabkan nasib mereka tak jelas.

Seorang tenaga medis yang dipecat mengakum ia tak tahu harus menggantungkan nasib ke mana setelah pemecatan tersebut.

Ia juga mengaku tak tahu akan masa depan kariernya lagi.

Dikutip dari Tribunnews.com, seorang pria yang merupakan tenaga medis yang turut dipecat mengaku telah mengabdi di RSUD tersebut sejak pertama beroperasi.

Saat ini mereka mengaku masih berada di rumah lantaran momen lebaran.

Namun ia juga tak tahu akan masa depannya lagi setelah pemecatan tersebut.

"Karena masih suasana Lebaran, saya dan teman-teman yang lain memilih istirahat dulu untuk berkumpul dengan keluarga. Namun, masa depan kami belum jelas," ujarnya.

Ia menuturkan, para tenaga kesehatan tersebut bisa saja kembali bekerja di RSUD Ogan Ilir, jika dibantu oleh DPRD Ogan Ilir.

Dengan catatan, mereka bersedia mengakui kesalahan dan menghadap Direktur RSUD Ogan Ilir secara kekeluargaan.

"Sebenarnya, kami masih ingin kembali. Walaupun ini bukan berarti saya mewakili 108 tenaga honorer kesehatan yang lain," ucapnya.

Baginya, pengabdian lebih penting ketimbang urusan materi di RSUD Ogan Ilir.

Hal itu yang menyebabkan mereka tidak pernah menanyakan soal gaji mereka, sebesar Rp750 ribu sebulan selama ini.

"Tentu kita tetap berusaha, hasilnya nanti biarlah yang di atas yang mengatur," jelasnya

Saat dikonfirmasi sebelumnya, Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam mengatakan jika pemecatan tersebut sudah final dan mengikat.

Sebab mereka sebelumnya sudah pernah dipanggil, namun dianggap tidak menjawab panggilan itu.

Namun jika ada yang hendak kembali, ia tidak menjawab secara gamblang apakah diperbolehkan atau tidak.

Hanya saja ia menjamin jika pelayanan terhadap masyarakat tidak akan terganggu dengan pemecatan tersebut.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dipecat Saat Wabah Covid-19, Paramedis Honorer Ini Curhat

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Nila
Video Production: Bhima Taragana
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved