Yandex

Tribunnews Update

Harapan Penanganan Pasien Covid 19, Ada Temuan Baru Soal Kekebalan Tubuh

Sabtu, 23 Mei 2020 18:29 WIB
BBC Indonesia

TRIBUN-VIDEO.COM - Harapan baru muncul saat sejumlah ilmuwan Inggris menguji jenis perawatan yang diharapkan bisa melawan efek Covid-19 pada pasien.

Yang diuji adalah sel-sel kekebalan tubuh dari 60 pasien Covid-19.

Dari kajian itu diketahui, pasien-pasien yang sakit parah memiliki sel kekebalan tubuh yang jumlahnya sangat rendah.

Sel kekebalan tubuh itu bernama Sel-T, yang fungsinya membersihkan infeksi dari dalam tubuh.

Dalam jumlah normal, orang dewasa sehat memiliki sekira 2.000-4.000 Sel T dalam satu mikroliter tetes darah.

Kemudian saat diteliti, pasien-pasien Covid-19 memilki 200-1.200 Sel T dalam satu mikroliter (0,001 ml) tetes darah.

Prof Adrian Hayday dari Crick Institute terkejut melihat apa yang terjadi dengan sel-sel kekebalan tubuh para pasien Covid-19.

"Mereka berupaya melindungi, namun virus itu tampaknya melakukan sesuatu yang menutupi mereka, karena jumahnya menurun secara dramatis," katanya.

Mendapati temuan tersebut, para peneliti kemudian melakukan evaluasi kinerja obat interleukin 7—yang dikenal sebagai pendongkrak jumlah Sel T terhadap pemulihan pasien-pasien Covid-19.

Dikutip dari BBC.com, Sabtu (23/5/2020), temuan tersebut membuat para ahli menemukan tes sidik jari.

Tes itu untuk memeriksa taraf Sel T dalam darah.

Sehingga bisa diketahui indikasi pasien yang kondisinya diprediksi akan parah.

Selain itu, Tes ini juga bisa memungkinkan tim dokter memberikan penanganan spesifik untuk mengembalikan penurunan Sel T.

Manu Shankar-Hari, seorang konsultan perawatan kritis di Rumah Sakit Guy's and St Thomas' di London, mengatakan sekitar 70% pasien Covid-19 yang datang ke rumah sakit memiliki 400-800 limfosit per mikroliter.

"Ketika mereka mulai pulih, taraf limfosit mereka juga mulai naik," katanya.

Obat Interleukin 7 telah diuji pada sekelompok pasien dengan sepsis dan terbukti meningkatkan produksi Sel T secara aman.

Dalam uji coba ini, obat tersebut akan diberikan kepada pasien-pasien yang kadar limfositnya rendah dan telah berada di ruang perawatan intensif selama lebih dari tiga hari.

"Kami berharap saat kami meningkatkan jumlah sel], infeksi virus dapat dibersihkan," kata Shankar-Sari.

Shankar Sari berharap bisa meningkatkan jumlah sel dan menghilangkan infeksi.

Perawatan ini memberikan semangat para dokter perawatan intensif di seluruh Inggris.

"Sehingga adanya perawatan seperti ini, dalam konteks uji klinis, sangat memberi semangat para dokter perawatan intensif di seluruh Inggris."

Riset ini juga memberikan pengetahuan mengenai interaksi antara virus corona dengan sistem kekebalan tubuh, yang disebut Prof Hayday sangat penting bagi para ilmuwan di seluruh dunia yang mencari informasi klinis berharga. (Tribun-Video.com/BBC.com)

Artikel ini telah tayang di BBC.com dengan Judul Obat Covid-19: Temuan baru soal kekebalan tubuh munculkan harapan dalam penanganan pasien Covid-19

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: BBC Indonesia
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved