Yandex

Virus Corona

Momen Haru Sujud Syukur Dedy Yon dan Forkopimda saat Berakhirnya PSBB Kota Tegal

Sabtu, 23 Mei 2020 16:54 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Kota Tegal secara resmi mengakhiri kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam apel bersama di Alun- alun Kota Tegal, pada Jumat (22/5/2020) malam.

PSBB Kota Tegal yang telah berlangsung selama sebulan tersebut, diakhiri dengan suara sirine megaphone yang dibunyikan oleh Wali Kota Tegal dan jajaran Forkopimda Kota Tegal.

Kemudian diikuti dengan suara sirine dari mobil ambulans yang berjejer rapih di depan Balai Kota Tegal.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengajak Forkopimda dan peserta apel untuk melakukan sujud syukur.

Setelah itu secara simbolis, Dedy Yon memberikan penghargaan kepada tenaga medis di Kota Tegal, baik dokter maupun perawat.

"Malam hari ini kita mengakhiri PSBB di Kota Tegal. Tadi dalam rangkaian apel, kita memberikan penghargaan kepada tim medis, para dokter dan para perawat. Yang tentunya mereka ada di garda terdepan, menolong masyarakat yang ditangani di rumah sakit," kata Dedy Yon seusai berakhirnya apel.

Dedy Yon berpesan, meski sudah dinyatakan zona hijau, masyarakat harus menganggap ini sebagai zona kuning.

Artinya kewaspadaan dan kehati- hatian menjadi hal baik yang mesti diutamakan.

Ia mengingatkan, jangan sampai masyarakat terlena hanya karena Kota Tegal dinyatakan zona hijau.

Sebab menurut Dedy Yon, daerah tetangga Kota Tegal, seperti Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, masih berstatus zona merah.

"Kita harus lebih hati- hati. Dengan diakhirinya PSBB ini, saya berharap masyarakat dengan kesadaran tinggi lebih hati- hati dan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Tetap pakai masker dan jaga jarak," pesannya.

Seorang tenaga medis di RSUD Kardinah Kota Tegal, dr Reni Ani Martani mengungkapkan, rasa syukurnya atas berakhirnya PSBB di Kota Tegal.

Ia menilai, masyarakat di Kota Tegal selama ini sudah patuh dengan kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah.

Reni mencontohkan, di Kota Tegal tidak ada penolakan pemakaman jenazah positif Covid-19 maupun jenazah pasien dalam pengawasan (PDP).

"Segalanya surgalah pahalanya. Kalau untuk duka sebagai tim medis tidak ada. Kita sebagai profesi seorang dokter harus sama saja, baik ini pasien Covid-19 atau bukan," ungkapnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul PSBB Kota Tegal Resmi Berakhir, Dedy Yon dan Forkopimda Sujud Syukur

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: Tribun Jateng
Tags
   #virus corona   #Kota Tegal   #Dedy Yon
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved