Yandex

Terkini Metropolitan

Prostitusi Selama Ramadhan di Bogor Bermodus Panti Pijat, Polisi Temukan Sejumlah Gadis Belia

Jumat, 22 Mei 2020 22:40 WIB
Tribunnews Bogor

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUN-VIDEO.COM, CIBINONG - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan bahwa pihaknya telah mengungkap sedikitnya 6 kasus prostitusi dalam Operasi Pekat 2020 jelang Idul Fitri 1441 Hijriah.

Beberapa kasus prostitusi yang diungkap selama Ramadhan ini diantaranya ada yang berkedok panti pijat.

"Modus panti pijat, kami berhasil menangkap 2 tersangka Perempuan dan 1 tersangka laki-laki," kata AKBP Roland Ronaldy, Jumat (22/5/2020).

Dia menjelaskan bahwa pengungkapan prostitusi modus panti pijat ini dilakulan di 3 lokasi yakni di kawasan Cibinong, Cileungsi dan Ciawi.

Sebanyak 6 orang gadis belia juga didapati sebagai korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atas kasus prostitusi berkedok panti pijat ini.

"6 korban berhasil diselamatkan yang rata-rata berusia gadis pada 3 TKP di wilayah Cibinong, Cileungsi dan Ciawi," kata Roland Ronaldy.

Roland menuturkan bahwa para tersangka kasus prostitusi ini dikenakan pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan ancaman hukuman pidana penjara di atas 5 tahun.

Diberitakan sebelumnya, selama operasi pekat 1 bulan terakhir jelang Idul Fitri 1441 Hijriah, Polres Bogor telah mengungkap sebanyak 41 kasus tindak pidana umum dan 14 kasus tindak pidana narkoba.

Dalam pengungkapan jelang Idul Fitri ini, Polres Bogor mengamankan sebanyak 45 tersangka kasus tindak pidana umum dan 21 tersangka kasus tindak pidana penyalahguna narkoba.

"Operasi pekat ini mulai dilakukan pada 21 April sampai dengan 22 Mei 2020," kata Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy dalam sambutannya di acara pemusnahan barang bukti miras hasil sitaan di Mapolres Bogor, Jumat (22/5/2020).

Sebanyak 6 kasus yang diungkap diantaranya merupakan kasus prostitusi.

Dalam kasus prostitusi ini, Roland mengatakan bahwa pihaknya menyita puluhan alat kontrasepsi sebagai barang bukti.

"Kita mengamankan alat kontrasepsi atau pengaman sebanyak 65 buah. Ini salah satu barang bukti tindak pidana kasus prostitusi," kata Roland Ronaldy.

Kepada seluruh tersangka yang sudah diamankan ini, kata Roland, prosesnya masih berjalan.

"Kita tidak berhenti sampai di sini, kita akan terus melakukan tindakan-tindakan untuk mengamankan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Bogor ini," tutup Roland Ronaldy. (*)

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Tribunnews Bogor
Tags
   #prostitusi   #panti pijat
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved