Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Enam dari 10 Pengunjung Pasar Anyar Gunakan Dana Bansos untuk Belanja Baju Lebaran, Walkot Kecewa

Jumat, 22 Mei 2020 16:56 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Saat melakukan sidak di kawasan Pasar Anyar, Jawa Barat, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, menemukan sejumlah warga yang mempergunakan dana bantuan sosial ( bansos) untuk membeli baju Lebaran.

Dari hasil sampel sejumlah pengunjung yang dicocokan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan aplikasi database Sistem Kolaborasi dan Solidaritas untuk Rakyat (Salur) milik Pemkot Bogor, terdapat 6 dari 10 pengunjung Pasar Anyar, terdata sebagai penerima dana bansos.

Dilansir oleh Kompas.com, Terkait sampel itu, Bima Arya mencurigai uang tunai bansos itu digunakan untuk berbelanja baju lebaran.

"Jadi kita masukkan NIK-nya waktu di pasar. Kira-kira enam dari 10 ibu-ibu terdaftar penerima bantuan," ungkap Bima, Jumat (22/5/2020).

Kondisi itu membuatnya kecewa.

Bima mengaku heran, masih ada warga yang mementingkan belanja baju Lebaran, di tengah situasi serba sulit seperti sekarang ini.

Ia pun menduga fenomena tersebut terjadi karena dua faktor kemungkinan.

Pertama, penyaluran tidak tepat sasaran.

Kedua, penerima bansos tidak bijak menggunakan uang.

"Makanya saya minta kemarin data bansos dievaluasi lagi. Saya juga imbau kepada warga tahan dulu belanja yang nggak penting. Belanjanya setelah lebaran," tuturnya.

Sebelumnya, Bima mengancam akan mencabut seluruh bantuan tunai yang diberikan kepada warga, jika uang tersebut dipergunakan untuk membeli pakaian untuk lebaran.

"Kalau belanja sembako kita maklumi. Tapi kalau belanja pakaian ini yang agak mengecewakan. Sudah saya katakan bahwa lebaran tahun ini kita prihatin dulu. Kalau bantuan dari pemerintah dipakai beli baju, akan kita cabut bantuannya," beberapa waktu lalu.

(Tribun-Video.com/Inung Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bima Arya Kecewa, 6 Ibu-ibu Pengunjung Pasar Anyar Gunakan Bansos untuk Belanja Baju Lebaran

Editor: Sigit Ariyanto
Reporter: Muhammad Nur Rohmad
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved