Yandex

Terungkap di Posko Perbatasan Padang-Painan: Niat ke Padang Hendak Mau Beli Baju Lebaran

Jumat, 22 Mei 2020 14:20 WIB
Tribun Padang

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUN-VIDEO.COM - Jelang lebaran dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hingga kini masih ditemukan masyarakat yang mudik lalu diminta untuk berbalik arah.

Pantauan TribunPadang.com di posko perbatasan Padang-Painan tepatnya di Bungus Teluk Kabung terlihat petugas memeriksa setiap kendaraan yang akan masuk ke Kota Padang maupun yang keluar Kota Padang.

Masyarakat yang akan masuk ke Kota Padang masih banyak ditemukan dengan berbagai alasan. Di antaranya, membayarkan gaji tukang kemudian petugas pun meminta tukangnya untuk datang ke posko perbatasan.

Namun, akhirnya masyarakat tersebut malah berputar balik arah ke Pesisir Selatan.

Petugas tidak memperbolehkan masyarakat tersebut, karena tidak ber-KTP Kota Padang.

Selain itu, masih ditemukan masyarakat yang menggunakan sepeda motor dari Kabupaten Pesisir Selatan yang hendak masuk ke Kota Padang. Terungkap, tujuan mereka sekadar untuk membeli pakaian di Pasar Raya Padang.

Petugas posko perbatasan pun langsung menjelaskan bahwa tidak boleh masuk Kota Padang, apalagi keperluannya hanya untuk membeli pakaian untuk lebaran.

Seiring menjelang lebaran Idul Fitri tahun 2020, petugas juga menemukan mobil bus yang membawa masyarakat mudik ke Pesisir Selatan.

Petugas langsung menghentikannya, dan meminta kembali ke daerah asal. Sopir kendaraan yang memohon tidak diberikan izin.

Akhirnya, petugas memberikan nasihat agar kembali, karena dalam masa PSBB.

Namun, petugas mengatakan kalau PSBB sudah berakhir tidak akan ada larangan.

Hariza Riko salah satu petugas mengatakan bahwa petugas gabungan yang terdiri dari TNI - Polri, BPBD, Satpol PP, Tagana, dan pihak medis dari Puskesmas terdekat telah melakukan tugasnya sesuai peraturan yang berlaku.

"Hingga Kamis sore hari ini sudah ada 16 kendaraan yang diminta putar balik ke daerah asal," kata hariza Riko, Kamis (21/5/2020).

Ia mengatakan untuk kendaraan sepeda motor ada 17 kendaraan juga, dan kebanyakan alasannya dengan membeli pakaian.

"Alhamdulillah hari ini (Kamis-red) lancar, masyarakat mendengarkan arahan petugas dan tidak ada keributan apapun," ujarnya.

Ia berharap masyarakat semakin patuh dan mendengarkan arahan dari pemerintah, sehingga kasus Covid-19 di Sumbar khususnya di Kota Padang cepat teratasi.

"Jika masyarakat patuh, kondisi ini akan cepat pula berlalu, karena tidak ada penyebaran lagi," tutupnya.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Padang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved