Yandex

Terkini Daerah

Ratusan Orang Kenakan Hazmat Padati Bandara SMB II Palembang, Ternyata TKA China Pulang Kampung

Jumat, 22 Mei 2020 13:41 WIB
Tribun Sumsel

TRIBUN-VIDE.OCM- Beredar video amatir ada ratusan orang kenakan hazmat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Video beredar via WhatsApp hingga sampai ke kalangan jurnalis.

Dari video tersebut, mereka tiba di bandara dengan menggunakan baju hazmat lengkap dengan masker yang menutupi mulut dan hidungnya.

Ternyata ratusan orang tersebut adalah Tenaga kerja asing (TKA) asal China.

Sebanyak 141 asal China pulang ke negaranya melalui Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (21/5/2020).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Palembang, Hasrullah mengatakan kepulangan WNA tersebut ke negaranya lantaran proyek yang mereka kerjakan di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel telah selesai.

"Informasi yang saya dapatkan seperti itu. Mereka kerja di Sungai Baung membangun pelabuhan OKI Pulp. Disini cuma membangun saja, setelah selesai mereka pulang," ujarnya saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Kamis (21/5/2020).

Dikatakan Hasrullah, dirinya kurang mengetahui pasti berapa lama para WNA itu telah berada di Sumsel.

Namun kata dia, besok atau tepatnya Jumat (22/5/2020) pagi, akan ada lagi sekitar 49 WNA asal China yang menjadi kloter kedua kepulangan rombongan tenaga asing tersebut.

"Mereka itukan ganti-ganti orang. Kadang 6 bulan, 1 atau 2 tahun. Mereka bisa bolak balik karena memegang izin tinggal. Tapi karena ada covid-19, jadi mereka pulangnya sekalian. Biasanya keberadaan mereka disini tidak akan lama," ungkapnya.

Dikatakan Hasrullah, kepulangan WNA tersebut dengan menerapkan standar protokol kesehatan pengamanan covid-19.

Pihaknya juga sudah bekerjasama dengan KKP maupun PT Angkasa Pura dalam menerapkan protap covid-19 bagi WNA tersebut.

"Kru saja tidak turun dari pesawat. Jadi setelah landing, pesawat diisi bahan bakar dan kemudian menunggu penumpangnya naik lalu langsung berangkat," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, terkait hazmat yang digunakan 141 WNA asal China tersebut, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang Nur Purwoko Widodo mengatakan bahwa hal tersebut atas inisiatif mereka sendiri.

"Mungkin itu salah satu cara mereka untuk melindungi diri dari Covid-19," ujarnya.

Dikatakan Nur, ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi oleh para WNA sebelum akhirnya diizinkan pulang ke negaranya.

Sebab tak hanya Indonesia, seluruh negara saat ini telah meningkatkan standar pengamanan dan kesehatan bagi siapapun yang hendak datang dari luar negeri.

"Jadi setiap negara tujuan punya persyaratan yang harus dipenuhi," ujarnya.

Nur mencontohkan, setiap WNI atau WNA yang hendak pulang ke Indonesia, mereka harus memenuhi syarat yang berlaku.

Seperti surat keterangan sehat dan wajib menjalani mereka PCR terkait Covid-19.

Selanjutnya, setiap calon penumpang pesawat itu harus fit for travel berdasarkan standar asosiasi penerbangan internasional (IATA).

Dalam hal itu ada beberapa poin yang harus dipenuhi dan salah satunya tidak menderita penyakit menular.

"Terkait penyebaran Covid-19, WNA yang mau pulang ini kami himbau untuk melakukan Rapid tes minimal 7 hari sebelum berangkat. Jadi mereka telah memenuhi persyaratan sebelum akhir bisa keluar dari Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT angkasa pura II, Fahroji mengatakan WNA tersebut pulang ke negaranya dengan charter pesawat Cambodia Airways
No penerbangan KR3711.

Mereka tiba di Bandara sekira pukul 16.13 WIB dan berangkat sekira pukul 17.47 WIB.

"Dari data yang kami terima mereka adalah pekerja di PT China Harbour Indonesia," ujarnya.

Dikarenakan banyaknya jumlah mereka, maka WNA tersebut menggunakan jalur khusus layaknya jamaah Haji.

"Kita juga telah menerapkan proses sesuai dengan prosedur perjalanan penumpang Internasional," ujarnya. (Tribunsumsel.com/Shinta Dwi Anggraini)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Heboh Ratusan Orang Kenakan Hazmat di Bandara SMB II, Ternyata TKA China Pulang Setelah Kerja di OKI

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Dita Dwi Puspitasari
Sumber: Tribun Sumsel
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved