Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Ahli Hukum Soroti soal Lelang Keperawanan Sarah Keihl: Bisa Dipidana Maksimal 6 Tahun Penjara

Jumat, 22 Mei 2020 09:15 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sarah Keihl kini menjadi sorotan warganet tentang aksinya untuk melelangkan keperawanan demi untuk berdonasi di tengah Covid-19.

Hal tersebut juga membuat ahli hukum menyoroti tindakan tersebut, dan mengatakan bahwa Sarah bisa dipidana maksimal 6 tahun penjara karena melanggar UU ITE.

Dikutip dari Tribunnews.com, melalui sambungan telepon dengan ahli hukum Agus Riewanto pada Kamis(21/5/2020), ia mengatakan bahwa aksi Sarah Kiehl itu dapat dikenai pasal 27 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2018, tentang ITE.

Bahkan, ahli hukum dari Universitas Sebelas Maret Surakarta ini mengatakan Sarah bisa dipidana hingga 6 tahun penjara.

Lebih lanjut, Agus mengatakan bahwa yang dilelang Sarah itu keperawanan, bisa masuk ke aspek asusila dan diinformasikan secara daring di elektronik.

Hal itu yang bisa menuntut Sarah terkena pelanggaran asusila dan dapat dikenai pasal UU ITE.

Selain itu, menurut Agus, Sarah juga melanggar Pasal 296 jo Pasal 506 KUHP.

Dalam hal ini, Agus mengatakan, perbuatan Sarah dianggap telah melakukan pekerjaan mucikari ataupun PSK secara online.

"Bisa dikenai Pasal 296, Pasal 506 KUHP, di dua pasal itu intinya itu seseorang untuk menjadi mucikari dan PSK."

"Kalau yang dikatakan Sarah itu ada unsur dia menjual keperawanan, dia bisa ada unsur-unsur ini perbuatan PSK, boleh jadi itu adalah tindakan yang berlaku sebagai mucikari. unsur itu bisa dijerat pada yang bersangkutan," terangnya.

Agus menambahkan, Sarah Keihl tetap tak bisa menghapus pidananya meski telah meminta maaf bahkan menghapus videonya.

Menurut Agus, kata maaf tidak akan menghapuskan pidana karena dalam pidana, tidak mengenal kata maaf.

Kata maaf hanya akan menjadi pertimbangan hakim pada saat nanti seseorang itu diproses di pengadilan, sebagai pertimbangan untuk meringankan, bukan menghilangkan.

"Meskipun kontennya sudah dihapus ataupun meminta maaf, walaupun bercanda atau sarkasme, tidak menghilangkan perbuatannya, itu pidana, kejahatan," sambungnya.

(Tribun-Video.com/Anya Maharani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ahli Hukum Sebut Sarah Keihl Bisa Dipidana Maksimal 6 Tahun Penjara, Melanggar UU ITE

Editor: Purwariyantoro
Reporter: Willy Talita Rachmadya
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved