Yandex

Ramadan 2020

PUASA ASYIK - Menjelajah Makam Raja-raja Imogiri, dan Kisah Pengkhianat yang di Kubur di Tangga

Jumat, 1 Mei 2020 10:47 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Alhamdulilah kesempatan kali ini puasa asyik masih bisa menemani Tribunners semua, oh iya selamat menunaikan ibadah puasa, tetap semangat menjalankan aktivitas

Nah Tribunners sekarang puasa asyik sedang berada di sebuah tempat sakral yang ada di kota gudeg jogja.

Ketika mengunjungi Yogyakarta, kita akan disuguhkan dengan berbagai destinasi wisata yang menarik.

Apabila mampir ke daerah Imogiri, terdapat salah satu tempat wisata religi sekaligus sejarah yang bisa Tribunners kunjungi, sebuah tempat peristirahatan terakhir raja-raja Mataram.

Ya yaitu Pajimatan Girirejo Imogiri.

Pemakaman Imogiri merupakan bangunan makam bercorak Hindu Jawa yang dikelilingi tembok setebal satu setengah meter. Pemakaman ini dianggap suci, karena merupakan makam raja-raja dan keluarga raja dari Kesultanan Mataram Islam.

Makam Imogiri dibangun pada tahun 1632 oleh sultan Mataram III Sultan Agung Hanyokrokusumo yang merupakan keturunan dari Panembahan Senopati, Raja Mataram pertama.

Sultan Agung memilih perbukitan yang dinamai Pajimatan Girirejo untuk membangun makam raja, ternyata hal itu bukan tanpa alasan.

Sesuai dengan cerita dan kepercayaan masyarakat setempat, bahwa ketika Sultan Agung sedang mencari tanah yang akan digunakan untuk tempat pemakaman, Sultan Agung membawa batu kecil yang berasal dari Arab.

Pasir tersebut kemudian dilempar jauh ke arah selatan dari Plered ibukota Mataram, hingga akhirnya jatuh di perbukitan seribu, di salah satu bukitnya yang terletak di Imogiri. Atas dasar itulah selanjutnya Sultan Agung memutuskan untuk membangun makam raja di Imogiri.

Tribunners untuk menuju ke komplek makam Imogiri harus melalui rintangan menaiki anak tangga yang berjumlah 409 dan curam.

Jangan lupa saat berkunjung kesini harus menyiapkan fisik yang fit ya Tribunners

Konon jika kita bisa menghitung jumlah anak tangga dengan benar, permintaan kita bisa terwujud.

Setelah sampai di atas komplek makam raja-raja ini terbagi atsa tiga baian yaitu yang utama adalah makam dari Sultan Agung, sebelah kiri adalah makam kasunanan surakartan, dan sebelah kanan adalah makamkasultanan jogjakarta.

Makam raja Imogiri ini sangat luas lo Tribunners. Menawarkan pemandangan indah serta udara sejuk pemohonan menambah hawa ketenangan saat berada di sini.

Perlu Tribunners ketahui selain ada makam raja-raja Mataram, ternyata ada satu makam seorang penghianat kerajaan yang juga dimakamkan di sini, yang diletakkan disalah satu anak tangga dan terbagi menjadi 3 bagian tubuh yang diletakkan di tempat berbeda.

Kenapa diletakkan di anak tangga agar sang penghianat tersebut bisa diinjak oleh pengunjung makam yang melewatinya karena bentuk rasa kecawa belaiu dulu telah menghianati rakyat.

Ada beberapa aturan untuk pengunjung yang ingin memasuki komplek pemakaman, yang tertulis di sini. Sungguh mengagumkan perjalananku kali ini, bisa mengetahui berbagai sejarah kerajaan Mataram islam

Menuju apa yang kita inginkan haruslah melalui proses panjang dan penuh rintangan, tetap berusaha dan selalu berdoa maka siapa sangka kamu akan tiba dipuncak kesuksesan.

Sekian perjalananku di kota yogya sampai jumpa di perjalanan berikutnya . (*)

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Rizky Cahya Nugraha
Sumber: Tribun Video
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved