Yandex

Travel

Makanan Khas Banyumas Kraca Keong Sawah Olahan, Begini Cara Memasaknya

Kamis, 30 April 2020 21:34 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM, PURWOKERTO - Ramadan tahun ini memang terasa berbeda karena harus menjalaninya di tengah pandemi Covid-19.

Namun demikian, banyak warga di Banyumas yang tetap memburu berbagai olahan pangan kesukaan.

Seperti halnya makanan khas Banyumas yang selalu menjadi primadona saat Ramadan, yaitu Kraca (keong sawah).

Sebagian orang, menganggap keong adalah hama bagi para petani di sawah.

Tetapi siapa sangka, makhluk kecil bercangkang ini dapat menjadi olahan makanan yang sedap dan nikmat.

Warga Banyumas menyebut olahan keong tersebut dengan sebutan 'Kraca'.

Jika kamu sedang atau memiliki tujuan ke Kabupaten Banyumas, maka akan dengan mudah mendapati kraca.

Ada salah satu tempat penjual kraca yang sudah tersohor di wilayah Purwokerto, Banyumas.

Tempat itu adalah warung Bu Lan milik Khamlani (60) warga Jalan Kauman Lama, Kecamatan Purwokerto Timur.

Pantas menyandang sebagai warung penjual kraca tersohor, sebab Khamlani sudah berjualan sejak 1995.

Keong dimasak menggunakan bumbu pedas, tapi bukan pedas merica.

"Bumbu rahasianya adalah rempah-rempah seperti cabai dan lengkuas, sereh, kunyit, dan sebagainya," ujar Khusnani istri Khamlani kepada TribunBanyumas.com, Kamis (30/4/2020).

Khusnani bercerita, jika penjualan Kraca tahun ini memang sedikit berbeda karena masa sulit di tengah pandemi Covid-19.

"Kalau sedang tidak seperti ini bisa sampai 150 kilogram."

"Tetapi saat ini menurun menjadi paling 100 atau 90 kilogram perhari. Alhamdulillah meskipun menurun tetap selalu laris dan habis," katanya.

Para pembeli biasanya membeli sesuai pesanan dan terkadang ada yang membeli sampai 15 kilogram.

Para pembeli kebanyakan adalah para karyawan kantor atau masyarakat sekitar.

Khusnani bercerita jika keong sawah yang merupakan bahan utama pembuatan kraca, diperoleh dari Pekalongan dan Demak.

Meskipun berbahan utama keong, tetapi untuk menciptakan rasa yang berbeda, ditambahkan pula bahan masakan lain untuk menggugah selera.

"Harga satu kilogram kraca adalah Rp 40 ribu, tetapi rata-rata pembeli banyak juga yang membeli setengah kilogram," jelasnya.

Cara Membuat Masakan Keong

Proses memasak kraca tergolong tidak sederhana.

Pertama keong mentah dicuci terlebih dahulu hingga bersih.

Setelah bersih, keong kemudian dilubangi pada bagian ujungnya.

Tujuannya supaya menghilangkan kotoran sekaligus agar bumbu meresap ke dalam.

"Keong-keong kemudian direndam semalam.

Pada pagi harinya keong kembali dicuci berkali- kali hingga bersih dan baru dimasak," paparnya.

Setelah benar-benar bersih dan terbebas dari kotoran-kotoran, barulah untuk memasaknya, bumbu- bumbu yang sudah dihaluskan ditumis.

Masukan keong-keong yang sudah dicuci bersih.

Setelah bumbu meresap kemudian diberi air dan direbus hingga sekira 4 sampai 5 jam.

Sambil beberapa kali diaduk untuk semakin meresap bumbu-bumbu ke dalam daging keongnya.

Setelah 4 sampai 5 jam, maka kraca makanan khas Banyumas siap dijual.

Kraca makanan dari bahan dasar keong sawah memiliki citarasa yang lezat, pedas dan segar.

Daging keong memiliki tekstur lunak dan kenyal.

Proses pembuatan kraca di warung milik Khamlani semua dikerjakan sendiri.

Khamlani mengaku justru takut jika dikerjakan oleh orang lain rasanya bisa kurang pas.

Bahkan menurutnya hal penting yang mesti diperhatikan adalah suasana hati ketika memasak.

"Pernah ada yang coba beli resep untuk buat kraca tahun 2015-an."

"Tetapi ketika diberi resep rasanya tetap beda, satu resep tapi tangannya beda jadi rasanya juga tidak sama," ungkapnya.

Secara tampilan kraca mungkin sedikit terlihat menjijikan.

Tetapi jika sudah mencicipi pasti akan membuat ketagihan.

Salah satu hal yang unik dari kraca adalah cara memakannya.

Cara memakannya dengan disedot pada bagian cangkangnya.

Tetapi jika merasa kesulitan, dapat mengunakan tusuk gigi untuk dapat mengambil dagingnya.

Jika berkunjung ke Banyumas, sempatkanlah mencoba masakan khas Banyumas Kraca olahan keong yang lezat. (Tribunbanyumas.com/Permata Putra Sejati)

Artikel ini telah tayang di Tribunbanyumas.com dengan judul Berburu Kraca Jelang Berbuka Puasa, Masakan Keong Sawah Khas Banyumas, Primadona Warga Saat Ramadan

Editor: Radifan Setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Tags
   #Banyumas   #Kraca   #Keong Sawah
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved