Yandex

PUASA ASYIK

PUASA ASYIK - Masjid Agung Kota Gede, Salah Satu Bangunan Tertua Peninggalan Kerajaan Mataram

Kamis, 30 April 2020 10:41 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Hai tribunner puasa asyik kembali menemani aktivitas kalian, masih semangat menjalani puasanya kan semoga selalu dilancarkan sampai hari kemenangan nanti.

Tribunners pernah singgah di otagede Jogja, di sini terdapat tempat yang bersejarah.

Nah kali ini puasa asyik berkesempatan menjelajah di Masjid Kotagede Yogyakarta.

Masjid Kotagede Yogyakarta adalah salah satu masjid tertua di Yogyakarta.

Bangunan masjid ini merupakan peninggalan mataram yang masih bisa dilihat sampai sekarang dan juga masih dipakai sebagaimana fungsinya.

Di Kotagede Yogyakarta memang terdapat banyak peninggalan bersejarah yang menyimpan informasi pada masa Kerajaan Mataram.

Salah satu tempat bersejarah di kota ini adalah Masjid Agung Kotagede yang dibangun pada zaman Kerajaan Mataram pada tahun 1640 oleh Sultan Agung bergotong-royong dengan masyarakat setempat yang pada umumnya waktu itu beragama hindu dan budha.

Melangkah memasuki halaman masjid akan didapati sebuah pohon beringin tua yang umurnya sudah ratusan tahun yang bernama wringin sepuh, pohon tersebut oleh masyarakat sekitar dianggap keramat dan diyakini membawa berkah bagi siapa saja yang mau bertapa di bawah pohon tersebut.

Masjid ini sudah berusia ratusan tahun memiliki sebuah prasasti yang menyebutkan bahwa masjid tersebut dibuat dalam dua tahap.

Tahap pertama dibangun pada masa Sultan Agung yang berhasil membangun inti masjid yang berukuran kecil yang disebut langgar. Tahap kedua masjid ini dibangun oleh raja Kasunanan Surakarta, Paku Buwono X.

Ada perbedaan pada bangunan masjid tersebut yang dibangun oleh Sultan Agung dan Paku Buwono X pada tiangnya. Tiang masjid yang dibangun Sultan Agung berasal dari kayu, sedangkan tiang yang dibangun oleh Paku Buwono X berbahan dari besi.

Masjid ini sampai saat ini tetap dipakai untuk tempat beribadah umat islam warga setempat.

Bangunan tersebut merupakan bentuk toleransi antara umat beragama waktu itu.

Ciri khas hindu dan budha terlihat dari tiang dari kayu yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Agung yaitu gapura masjid yang berbentuk paduraksa.

Bangunan masjid tersebut berbentuk limasan yang dapat dilihat dari atapnya yang bebentuk limas dan ruangan terbagi menjadi dua, yaitu inti dan serambi.

Masjid ini terdapat sebuah bedug yang berusia cukup tua yang dahulu merupakan hadiah dari nyai pringgit dan sampai sekarang bedug tersebut masih dipakai sebagai penanda waktu untuk beribadah.

Di dalam area masjid terdapat makam raja Mataram 1 dan 2 loh tribunners, jadi selain kamu bisa beribadah di masjid kamu juga bisa belajar dan menacari tau sejarah dari Kerajaan Mataram islam di Kotagede ini.

Sekian perjalananku di Kotagede Yogyakarta tunggu aku di perjalanan berikutnya ya.(*)

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Rizky Cahya Nugraha
Sumber: Tribun Video
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved