Yandex

WOW UPDATE

Kisah Pemuda Solo Diterima di 11 Universitas Ternama Dunia, Ada yang Beri Beasiswa hingga Rp12 M

Rabu, 22 April 2020 17:17 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kisah seorang pemuda asal Solo, Jawa Tengah bernama Parama Pradana Suteja dinilai sangat inspiratif

Pasalnya, ia dinyatakan lulus dalam seleksi mahasiswa baru S2 di 11 universitas yang berbeda.

Kampus-kampus yang menerima pria yang akrab disapa Pradana ini pun dibilang cukup bergengsi.

Sebut saja seperti, Harvard University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Yale University, Princeton University, University of Pennsylvania, hingga Columbia University.

Dilansir oleh Tribunnews.com, Pradana bercerita mengaku perjuangannya untuk diterima di 11 kampus itu cukup panjang.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di SMA Regina Pacis Solo pada tahun 2014.

Pradana memutuskan untuk mempersiapkan pendidikan S1 di Diablo Valley College, California Amerika Serikat.

"Diablo Valley College ini buat transisi dari SMA ke kampus pertama saya di University of California Berkeley," ujarnya kepada Tribunnews, Sabtu (18/04/2020).

Semenjak itulah, Pradana mengaku mulai terbuka cara pandangnya mengenai dunia pendidikan, utamanya di luar negeri.

Selama menekuni bidang keilmuan di jurusan major arsitektur dan minor pada teori arsitektur lanskap dan perencanaan lingkungan, Pradana banyak bertemu dengan orang-orang hebat yang menginspirasinya.

Hal itu membuatnya berkeinginan untuk bisa melanjutkan kuliah di Harvard.

"Di situ, dosen-dosen saya dari Harvard juga. Saya mulai terbuka pikirannya, ternyata seperti ini ya orang-orang dari Harvard."

"Orangnya pintar-pintar, kalau ngomong pakai bahasa yang susah-susah. Jadi saya terinspirasi bisa melanjutkan kuliah di Harvard gitu," imbuh Pradana.

Pemuda 24 tahun itu mengatakan, dorongannya untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke kampus ternama juga berasal dari sosok penyanyi asal Indonesia bernama Maudy Ayunda.

Seusai menyelesaikan pendidikan sarjananya di University of California Berkeley pada 2019, Pradana kemudian bekerja di sejumlah perusahaan seperti bekerja di biro arsitektur di San Francisco dan bekerja di biro arsitektur di Tokyo, Jepang.

Namun, Pradana rupanya masih menyimpan asa untuk melanjutkan pendidikannya.

Ia pun menyiapkan sejumlah dokumen pendukung untuk mendaftar kuliah.

Awal tahun 2020, Pradana mulai mendaftarkan dirinya di kampus-kampus tersebut.

"Lalu di bulan Februari hingga Maret 2020, saya mulai dapat pengumuman."

"Baik secara email, atau ada juga yang telpon saya langsung dari dosen sana," kata Pradana.

Pradana menyebut dari sebelas kampus yang ia mendaftar dirinya, semuanya memberikan kabar baik, dengan diterimanya sebagai mahasiswa barunya.

Bahkan ada sejumlah kampus yang secara langsung memberikan bebas biaya pendidikan alias beasiswa kepada Pradana dengan total nilai Rp 12 miliar.

"Dengan total jumlah penawaran beasiswa lebih dari Rp12 miliar (total beasiswa dari 7 sekolah, red)," tandasnya.

Pradana mengaku mendaftar ke banyak kampus lantaran untuk berjaga-jaga apabila dirinya dinyatakan tidak diterima.

"Itu buat jaga-jaga, saya takut kalau tidak diterima di Harvard misalnya, masih ada pilihan lain."

"Dan saya kaget ketika diterima semuanya," beber Pradana.

Ia kemudian memutuskan untuk memilih Harvard University sebagai tempatnya untuk melanjutkan jenjang S2 nya.

Pradana pun berharap dirinya dapat berkontribusi untuk negara.

(Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Lengkap Warga Solo yang Diterima di 11 Kampus Ternama di Amerika, Lewati Perjalanan Panjang

Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved