Yandex

Tribunnews Wiki

Demam Berdarah Dengue (DBD), Penyakit yang Ditularkan oleh Nyamuk Aedes Aegypti

Jumat, 17 April 2020 17:19 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Demam berdarah atau demam berdarah dengue adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan disebabkan oleh satu dari empat virus dengue.

Dengan demikian, virus ini tidak dapat ditularkan dari orang ke orang.

Virus ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang hidup di wilayah tropis dan subtropis.

Jika Anda pernah terjangkit DBD, diperkirakan Anda akan kebal terhadap virus ini, namun Anda masih dapat terinfeksi oleh tiga virus lainnya.

Diperkirakan terdapat setidaknya 50 juta kasus demam berdarah di seluruh dunia di setiap tahunnya.

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit tropis yang banyak ditemukan di Indonesia.

Menurut data yang dihimpun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, demam berdarah telah menjadi penyakit endemik di Indonesia sejak tahun 1968.

Sejak itu, penyakit ini menjadi salah satu masalah utama di Indonesia, dengan penyebaran dan jumlah penderita yang cenderung meningkat setiap tahun.

Penyebab

Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Virus tersebut akan masuk ke aliran darah manusia melalui gigitan nyamuk.

Biasanya, jenis nyamuk ini menggigit di pagi hari hingga sore menjelang petang.

Penularan virus dengue terjadi bila seseorang yang terinfeksi digigit oleh nyamuk perantara.

Virus dari orang yang terinfeksi akan dibawa oleh nyamuk, dan menginfeksi orang lain yang digigit nyamuk tersebut.

Virus dengue hanya menular melalui nyamuk, dan tidak dari orang ke orang.

Virus dengue terbagi menjadi empat tipe, yaitu DEN 1, DEN 2, DEN 3, dan DEN 4, ketika seseorang terinfeksi salah satu tipe virus dengue dan berhasil pulih, maka tubuhnya akan membentuk kekebalan seumur hidup terhadap tipe virus tersebut.

Namun, kekebalan terhadap salah satu virus tidak menutup kemungkinan terjadinya infeksi oleh tipe virus dengue yang lain.

Bahkan, seseorang yang pernah terinfeksi virus dengue lebih berisiko terinfeksi untuk kedua kalinya.

Selain pernah mengalami infeksi virus dengue, faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena demam berdarah adalah tinggal atau bepergian ke daerah tropis.

Demam berdarah juga lebih berisiko dialami oleh bayi, anak-anak, lansia, dan orang dengan kekebalan tubuh lemah.

Pencegahan

Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah penyakit demam berdarah.

Metode perlindungan terbaik dari penyakit ini adalah dengan menghindari gigitan nyamuk dan mengurangi populasi nyamuk.

Jika Anda berada di daerah atau area yang berisiko tinggi epidemi demam berdarah, yang harus Anda lakukan adalah:

- Menghindari daerah perumahan yang padat penduduk.
- Gunakan obat nyamuk di dalam dan luar ruangan.
- Kenakan baju lengan panjang dan celana panjang, dan gunakanlah kaus kaki.
- Gunakanlah AC, jangan membuka jendela.
- Pastikan bahwa jendela dan pintu aman, dan setiap lubang diperbaiki.
- Gunakan kelambu.
- Mengurangi populasi nyamuk berarti menyingkirkan area perkembangbiakan nyamuk.

Berikut daerah atau tempat-tempat yang bisa menjadi tempat berkumpulnya nyamuk atau sumber demam berdarah:

- Tempat mandi burung
- Tempat makan hewan peliharaan
- Kebun kosong
- pot bunga
- kaleng
- Bak kosong
- Tempat-tempat ini harus diperiksa, dikosongkan, atau diubah secara teratur.

Gejala

Demam berdarah adalah kondisi yang dapat mengakibatkan kerusakan dan kebocoran pembuluh darah, serta menurunkan kadar trombosit atau sel keping darah.

Kondisi ini berbahaya dan dapat menyebabkan kematian, sehingga harus segera ditangani.

Gejala demam berdarah, antara lain adalah demam, nyeri perut, muntah, dan tubuh lemas.

Penderita demam berdarah juga mengalami pendarahan, seperti pada hidung, gusi, atau di bawah kulit, sehingga tampak seperti memar.

Darah juga bisa terdapat dalam urine, feses, atau muntah.

Segera cari pertolongan medis, bila timbul sesak napas atau keringat dingin.

Sedangkan demam dengue adalah bentuk ringan dari infeksi virus dengue.

Sama halnya dengan demam berdarah, demam dengue dimulai dengan gejala demam.

Gejalanya muncul 4-7 hari sejak gigitan nyamuk (masa inkubasi DBD), dan bisa berlangsung selama 10 hari.

Sejumlah gejala demam dengue meliputi:

- Suhu badan tinggi yang bisa mencapai 40 derajat Celcius atau lebih.
- Sakit kepala berat
- Nyeri pada sendi, otot, dan tulang.
- Hilang nafsu makan.
- Nyeri pada bagian belakang mata.
- Mual dan muntah.
- Pembengkakan kelenjar getah bening.
- Ruam kemerahan (muncul sekitar 2-5 hari setelah demam).
- Pada demam dengue, biasanya penderita akan sembuh dalam 7 hari.

Pengobatan

Tidak ada pengobatan atau perawatan khusus untuk infeksi virus dengue.

Jika Anda yakin terinfeksi Dengue, Anda harus mengonsumsi penghilang rasa sakit yang dijual bebas untuk mengurangi demam, sakit kepala, dan nyeri sendi. (Tribunnewswiki.com/Ron)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Demam Berdarah Dengue (DBD)

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved