Yandex

Tribunnews Update

Viral Video Tangis Haru Keluarga Perawat Positif Corona yang Pemakamannya Ditolak: Tolong Anak Saya

Jumat, 10 April 2020 11:46 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi penolakan pemakaman seorang perawat yang meninggal dunia lantaran Virus Corona, viral di media sosial.

Bahkan dalam sebuah video, tampak pula seorang perempuan yang diduga adalah keluarga pasien tersebut memohon pada semua orang sambil menangis terisak.

Ia memohon agar pemakaman jenazah sang anak bisa dilakukan dengan baik dan tak lagi diwarnai penolakan.

Dikutip dari akun Instagram @portalsemarang, tampak tangis seorang wanita mengenakan masker pecah di tengah beberapa orang di depannya.

Ia memohon agar pemakaman sang anak yang merupakan seorang perawat tak ditolak lagi oleh warga.

"Ya Allah, maafkan kesalahanku Ya Allah," ucap wanita tersebut.

Dalam tangisnya, ia juga meminta agar ada kebijaksanaan dari warga terkait pemakaman sang anak.

"Ya Allah, saya berharap hati warganya bisa bijaksana," tuturnya.

Ia juga mengaku tak lagi bisa menahan kesedihannya dan hanya ingin sang anak segera dimakamkan dengan layak.

Seperti diketahui, seorang perawat di RS Kariadi Semarang, yang meninggal dunia lantaran positif Covid-19, sempat ditolak oleh warga, saat hendak dimakamkan di Ungaran.

Rencananya, jenazah perawat tersebut akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Sewakul, Ungaran Timur.

Namun rencana tersebut akhirnya berubah lantaran sejumlah warga melakukan aksi penolakan.

Jenazah perawat tersebut akhirnya dimakamkan di Bergota, makam keluarga RS Kariadi Semarang.

(Tribun-Video.com/Nila)


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditolak Warga, Lokasi Pemakaman Perawat Positif Corona Dipindah"

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Nila
Video Production: Desy Noormawati Amalia
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved