Yandex

Terkini Daerah

Oknum Polisi di Gresik yang Cabuli Mertuanya Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

Rabu, 1 April 2020 09:00 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Surya, Willy Abraham

TRIBUN-VIDEO.COM, GRESIK - Oknum polisi NS (36) yang dinas di jajaran Polres Gresik, Jawa Timur yang diduga mencabuli mertuanya, DM (50) terancam hukuman sembilan tahun penjara.

Kasusnya kini tengah ditangani Propam dan Reskrim unit Pidana Umum (Pidum).

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, menegaskan untuk menangani anak buahnya yang melanggar aturan, ia tidak tebang pilih.

“Penyidik tidak akan tebang pilih atau pilih kasih. Baik di Propam maupun Reskrim tetap profesional,” tandasnya, Selasa (31/3/2020).

Sejauh ini, kata kapolres baru mendengar keterangan dari para saksi, dan tentunya nanti dari versi terlapor.

“Kami selalu kroscek untuk memastikannya," ujarnya, seperti dilansir dari Surya dalam artikel "Oknum Polisi yang Mencabuli Mertua Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara".

Lanjut Kapolres, siapapun anggota yang salah akan dihukum (punishment). Namun siapa yang berbuat baik akan diberi penghargaan atau reward.

"Untuk penanganan kasus ini, penyidik menerapkan pasal 289 KUHP dengan UU KDRT," ucapnya.

Sejauh ini kapolres mengaku baru menerima keterangan bahwa korbannya adalah satu. Yaitu, mertua dari oknum pelaku.

“Yang kami tangani kan sesuai laporan. Pelapor ya mertuanya itu,” terangnya.

Sekadar informasi, oknum polisi berinisial NS (36) telah dilaporkan istrinya IT (25) usai ketahuan mencabuli mertuanya DM (50) beberapa hari lalu di Mapolres Gresik.

Tindakan tak terpuji itu dilakukan sebanyak 7 kali selama kurun waktu 3 bulan. Padahal NS dan IT baru lima bulan menikah.

Kuasa hukum IT, Abdullah Syafi'i mengatakan proses masih terus berjalan. Kliennya masih menjalani serangkaian pemeriksaan.

"Penanganan masih terus berjalan. Kemarin diperiksa penyidik Propam Polres Gresik," pungkasnya.

Pelaku Simpan Banyak Gambar Wanita Lansia di Ponsel

Perbuatan tidak terpuji dilakukan oleh oknum polisi berpangkat brigadir di Gresik, Jawa Timur.

Brigadir polisi bernisial NS (36) itu dilaporkan sang istri dan ibu mertua ke seksi profesi dan pengamanan (Propam) Polres Gresik.

Kasubbag Humas Polres Gresik, AKP Hasyim Asyari pun membenarkan laporan yang diterimanya dari pihak korban ke Propam, Jumat (27/3/2020).

"Iya benar," singkatnya, Sabtu (28/3/2020).

NS dilaporkan lantaran diduga telah mencabuli ibu mertuanya sendiri.

Diketahui NS menikah dengan sang istri, IT (25) pada September 2019 lalu.

Belum genap setahun NS menikah, ia sudah berani melakukan hal tak senonoh pada ibu mertuanya.

Kini karier dan kehidupan rumah tangga NS pun terancam.

Dari kasus tersebut terdapat sejumlah fakta yang menarik untuk diketahui.

Berikut sederet fakta terkait oknum polisi di Gresik cabuli mertua yang berhasil TribunJakarta rangkum dari Surya.co.id:

Korban 7 Kali Dicabuli

Kuasa hukum IT (25), Abdullah Syafi'i mengatakan korbannya adalah DM (50), yang tak lain adalah ibunda IT alias mertua NS.

Paras wajah IT sebenarnya ayu, namun, suaminya malah memilih mertua wanitanya.

Saat itu korban baru memberanikan diri membuka secara terang-terangan ke keluarga karena sudah tidak kuat menerima pelecehan seksual oleh NS sejak Desember tahun lalu.

"Total sudah 7 kali dicabuli. Tidak sampai berhubungan badan ya," tuturnya saat dikonfirmasi awak media.

Korban baru berani melapor karena selama ini kasihan melihat anaknya yang masih berusia 25 tahun.

DM tak tega jika rumah tangga anaknya harus berpisah, padahal belum sampai setengah tahun mereka menikah.

Namun, aksi bejat sang menantu malah semakin menjadi.

Meski tinggal bersama dengan keluarga besar korban.

Pelaku malah semakin gencar melakukan aksi bejatnya.

Mulai dari meraba dan menciumnya di kamar tidur, hingga di pinggir jalan.

Bahkan melalui video call masih melakukan tindakan pelecehan.

Sang Istri Menggugat Cerai

Aksi NS akhirnya terbongkar.

IT langsung melaporkan perbuatan bejat suaminya itu pada Propam Polres Gresik.

IT tak menyangka selama ini NS tega mencabuli mertuanya sendiri.

Alhasil, setelah melaporkan suaminya, IT juga akan menggugat cerai NS.

Meski usia perkawinannya belum genas setahu, IT rupanya tak sudi menerima NS kembali menjadi suaminya.

Banyak Gambar Lansia di Ponsel

Korban pencabulan NS, diduga bukan hanya ibu mertuanya saja.

Menurut Syafi'i, korban NS tak hanya satu.

"Korbannya tidak hanya satu. Ada juga yang akan melaporkan NS ini. Sama-sama sudah berusia lanjut," kata dia.

Kliennya juga mengaku selama ini memergoki handphone pelaku berisikan gambar-gambar wanita lanjut usia.

Istri Minta Suaminya Dihukum Setimpal

IT istri pelaku resmi melaporkan tindakan suaminya itu ke Mapolres Gresik.

Didampingi ibunya sendiri bersama kuasa hukum.

Dia minta agar suaminya dihukum setimpal.

Setelah kasus ini, dia juga melayangkan gugatan cerai.

"Intinya, IT dan DM ingin NS dihukum seberat-beratnya dicopot dengan tidak hormat," pungkas Syafi'i.

Dikonfirmasi terpisah, NS dihubungi melalui sambungan telepon tidak kunjung menjawab.

Melalui pesan singkat juga belum dibaca hingga berita ini diturunkan.

(TribunJakarta/Surya)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Oknum Polisi di Gresik yang Diduga Cabuli Mertua Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved