Yandex

TribunnewsWiki

Vitamin D, Nutrisi yang Terbentuk secara Alami ketika Kulit Terkena Sinar Matahari Langsung

Senin, 30 Maret 2020 15:49 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Salah satu vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh adalah Vitamin D.

Vitamin ini tergolong ke dalam golongan vitamin yang mudah larut di dalam lemak.

Vitamin D terbentuk secara alami ketika kulit terkena sinar matahari langsung.

Bahkan, sebagian besar kebutuhan vitamin D terpenuhi lewat paparan sinar matahari.

Itulah mengapa, Vitamin D disebut juga sebagai "vitamin matahari".

Karena vitamin ini dihasilkan dari proses konversi kolesterol menjadi calcitriol saat kulit terpapar sinar matahari, untuk kemudian calcitriol dihantarkan menuju organ ginjal dan hati hingga terciptalah vitamin D, tepatnya vitamin D3 atau kalsiferol.

Selain dari sinar matahari (UV-B), vitamin D juga terkandung dalam beberapa jenis makanan, seperti jamur, kuning telur, serta ikan.

Vitamin D jenis ini disebut sebagai vitamin D2 atau ergokalsiferol.

Vitamin D adalah nutrisi yang bermanfaat untuk pembentukan tulang dan gigi.

Vitamin D diperlukan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan jantung, otak, dan otot.

Fungsi

Vitamin D adalah vitamin yang memiliki fungsi penting bagi kesehatan tulang dan gigi.

Selain itu, vitamin D juga memiliki fungsi lain yang bermanfaat bagi tubuh.

Berikut adalah manfaat vitamin D bagi tubuh.

1. Merawat Tulang dan Gigi

Fungsi vitamin D yang utama adalah untuk membantu tubuh dalam menyerap kalsium, yang mana kalsium adalah mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan tulang dan gigi, juga merawat kesehatan keduanya.

Kurangnya asupan vitamin D pada tubuh akan berimbas pada tidak optimalnya produksi hormon calsitriol, sedangkan hormon ini memiliki tugas untuk mengangkut kalsium dari makanan yang dikonsumsi.

2. Mengontrol Gula Darah

Vitamin D juga memiliki fungsi untuk mengontrol kadar gula darah di dalam tubuh.

Manfaat vitamin D yang satu ini diamini oleh sejumlah penelitian yang mengatakan bahwa vitamin D membantu tubuh untuk lebih sensitif terhadap insulin.

Ini tentu saja baik agar tubuh tidak rentan mengalami resistensi insulin.

Penting untuk diketahui, resistensi insulin adalah satu dari beberapa gejala awal penyakit diabetes tipe 2.

Selain itu, vitamin D juga diklaim dapat mengontrol produksi insulin di dalam pankreas.

3. Mengatasi Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Anda yang mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) juga disarankan untuk meningkatkan asupan vitamin D ke dalam tubuh.

Pasalnya, sejumlah penelitian telah membuktikan bahwasanya orang-orang (terutama lansia) yang rutin mengkonsumsi vitamin D cenderung memiliki tekanan darah sistolik dan diastolik yang rendah.

Lebih lanjut, vitamin D diklaim efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada mereka yang terlanjur menderita hipertensi.

Kendati fungsi vitamin D yang satu ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, tidak ada salahnya untuk Anda yang mengalami tekanan darah tinggi memperbanyak asupan vitamin D.

4. Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

Selama menjalani masa kehamilan, ibu hamil diprediksi akan mengalami defisiensi kalsium oleh karena sebagian besar kalsium akan diserap oleh janin yang tengah dikandungnya.

Kondisi defisiensi kalsium ini pun akan semakin meningkat seiring dengan usia kehamilan yang bertambah.

Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk senantiasa meningkatkan asupan vitamin D bagi tubuhnya, mengingat fungsi vitamin D adalah untuk membantu penyerapan kalsium oleh tubuh.

5. Meminimalisasi Risiko Kanker

Vitamin D lebih banyak diketahui manfaatnya untuk merawat kesehatan tulang dan gigi.

Padahal, fungsi vitamin D juga mencakup pencegahan terhadap penyakit mematikan.

Adalah kanker, penyakit yang dapat dicegah dengan mencukupi asupan vitamin D.

Manfaat vitamin D untuk meminimalisir risiko kanker ini bahkan sudah terbukti secara ilmiah lewat sejumlah penelitian, salah satunya penelitian yang dipublikasikan di Journal of American Medical Association.

Pada penelitian tersebut, dikatakan bahwasanya vitamin D efektif dalam menangkal pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

Vitamin D -pada penelitian lainnya- juga dikatakan berperan aktif dalam mengubah gen yang berkontribusi terhadap peradangan (inflamasi), proliferasi sel, hingga menghambat pertumbuhan hormon IGF-1 pemicu tumor.

Mengkonsumsi vitamin D secara rutin akan membantu tubuh dalam memerangi kerusakan DNA, dan mencegah perkembangan senyawa pemicu sel kanker yang disebut angiogenesis. (Tribunnewswiki.com/Ron)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Vitamin D

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved