Yandex

TRIBUNNEWS UPDATE

Kabar Baik Penelitian yang Beri Harapan Segera Hilangkan Virus Corona, di Antaranya Uji Coba Vaksin

Minggu, 29 Maret 2020 16:56 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Wabah Virus Corona hingga saat ini masih menjadi perhatian khusus berbagai negara satu di antaranya Indonesia.

Belum adanya obat atau vaksin yang bisa menangkal Covid-19 ini membuat sejumlah pemerintah menyerukan physical distancing yang setidaknya bisa membantu mengurangi penyebaran.

Namun di tengah suasana negatif tersebut, ada penelitian-penelitian yang memberi angin segar, terkait keberhasilan mengenai pengobatan dan pencegahan Virus Corona.

Melansir Medical News Today, berikut adalah beberapa penelitian yang tengah dikembangkan para ilmuwan untuk menghadapi Virus Corona:

1. Berhasilnya langkah pengendalian Infeksi

Para peneliti di Hong Kong mengevaluasi pengaruh wabah pada 43 rumah sakit umum di negara tersebut.

Langkah-langkah pengendalian infeksi yang diterapkan para tenaga medis berhasil melindungi mereka dari tertular virus selama masa studi.

Selain itu, tidak ada infeksi yang didapatkan di rumah sakit.

Memerhatikan kebersihan tangan, pemakaian masker bedah di rumah sakit, dan penggunaan peralatan pelindung pribadi yang tepat dalam merawat pasien merupakan kunci langkah-langkah pengendalian infeksi untuk mencegah penularan virus di rumah sakit.

2. Tertular virus dapat melindungi diri dari infeksi ulang di masa depan

Para peneliti menemukan sebuah fakta baru dari hasil penelitiannya.

Melakukan uji coba pada kera rhesus, paparan SARS-Cov-2 yang disuntikkan kedua kalinya menunjukkan hasil yang negatif terinfeksi.

Dengan begitu, hasil ini menunjukkan terinfeksi SARS-CoV-2 dapat melindungi dari paparan berikutnya dan ini akan berguna untuk merencanakan vaksin virus ini.

3. Vaksin sedang dalam tahap uji coba

Sebuah uji coba vaksin tengah dilakukan oleh Institut Kesehatan Nasional (NIH) di Institut Penelitian Kesehatan Kaiser Permanente Washington di Seattle.

Vaksin ini merupakan yang pertama kalinya diuji coba langsung pada manusia.

Tim ofisial pemerintah mengatakan mungkin akan membutuhkan waktu 12-18 bulan sebelum vaksin mencapai pasar.

Karena tujuan utama dari uji coba ini adalah untuk memastikan tidak ada efek samping dari vaksin tersebut.

Namun, hingga saat ini, masih ada banyak penelitian lain yang sedang berjalan untuk menemukan vaksin baru.

4. Metode lama mungkin dapat melawan Covid-19

Menurut salah satu penelitian dalam jurnal The Journal of Clinical Investigation, para dokter mungkin dapat menggunakan metode lama yang disebut "terapi antibodi pasif" untuk menangani pasien Covid-19.

Ilmuwan dalam penelitian tersebut mengatakan metode ini tidak perlu dikaji ulang atau dikembangkan karena metode ini telah ada sejak 1930.

Metode ini melibatkan pengumpulan darah dari seseorang yang telah sembuh dari virus tersebut.

Dengan menggunakan serum, bagian yang mengandung antibodi penangkal infeksi, para peneliti berharap dapat menyuntikkannya ke orang lain sehingga dapat mencegah infeksi atau membantu melawannya.

5. Sistem kekebalan tubuh manusia dapat mengalahkan virus

Sebuah penelitian dalam jurnal Nature Medicine mengamati pasien Covid-19 yang berhasil sembuh dalam beberapa hari.

Dari hasil penelitiannya, para peneliti mengamati bagaimana respons antibodi dalam tubuh pasien yang terinfeksi, untuk memahami proses penyembuhannya.

Dari hasil tersebut, didapatkan bahwa mereka yang mempunyai sistem kekebalan tubuh baik, dapat bertahan dan sembuh dari Covid-19. (Tribun-Video.com/Nila)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini 5 Penelitian yang Memberikan Harapan dalam Melawan Corona

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Kompas.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved