Yandex

TribunnewsWiki

Batuk Kronis, Batuk Berlangsung Selama Lebih dari 2 bulan pada Dewasa atau 1 Bulan pada Anak-anak

Minggu, 29 Maret 2020 16:29 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Batuk kronis adalah batuk yang berlangsung selama lebih dari 2 bulan pada orang dewasa atau 1 bulan pada anak-anak.

Pada orang dewasa, batuk kronis sering kali disebabkan oleh kebiasaan merokok dan TBC.

Sedangkan pada anak-anak, batuk kronis paling sering disebabkan oleh asma.

Batuk kronis dapat disertai dengan dahak dan sakit tenggorokan, hal tersebut dapat dikenali berdasarkan penyebabnya.

Batuk kronis dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat penderitanya mengalami kesulitan tidur.

Untuk membantu mencegah timbulnya batuk menjadi batuk kronis, perbanyaklah konsumsi air putih dan berhentilah merokok.

Penyebab

Beberapa penyebab umum batuk kronis termasuk asma, rinitis alergi, persoalan-persoalan sinus (contohnya infeksi sinus), dan pengaliran balik ke esofagus (esophageal reflux) dari isi-isi lambung.

Pada kejadian-kejadian yang jarang, batuk kronis adalah akibat dari penghisapan benda-benda asing ke dalam paru-paru (biasanya pada anak-anak).

Jika batuk kronis muncul, melakukan prosedur x-ray adalah sesuatu yang penting.

Berikut adalah penyebab umum batuk kronis yang harus dikenali, di antaranya:

Merokok

Kebiasaan merokok adalah penyebab yang paling umum dari batuk kronis.

Bahkan jika Anda hanya menjadi perokok pasif, Anda juga bisa terjangkit bronkitis kronis.

Bronkitis kronis sendiri memiliki gejala batuk kronis yang dapat timbul dan biasanya akan berlangsung lama.

Asma

Asma sendiri adalah penyakit paru-paru kronis di mana saluran udara di paru-paru rentan terhadap inflamasi dan pembengkakan.

Pemicu asma setiap orang berbeda-beda, ada yang dipicu oleh udara, asap rokok, pilek, makanan tertentu dan olahraga.

Sementara itu, beberapa penderita asma mempunyai batuk kronis sebagai gejala mereka satu-satunya.

Kondisi ini sering kali dirujuk sebagai asma varian-batuk.

Gejala-gejala asma dapat diperburuk oleh udara dingin, paparan polutan atau aroma minyak wangi.

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal reflux disease adalah suatu penyakit dari kerongkongan dan lambung yang terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat dari menurunnya fungsi katup.

Gejala umum dari GERD adalah mulas, nyeri dada dan mengi.

Selain itu, GERD sendiri merupakan penyebab umum dari berkembangnya batuk kronis.

Infeksi

Infeksi seperti bronkitis atau pneumonia dapat menyebabkan batuk kronis.

Infeksi-infeksi sendiri dapat disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur.

Sementara itu, infeksi virus tidak merespon pada antibiotik.

Pada pasien dengan asma, batuk akut, dan kronis, infeksi-infeksi virus pernapasan bagian atas sering kali berakibat pada batuk yang berkepanjangan bahkan setelah infeksinya telah hilang.

Obat-obatan

Obat ACE inhibitor adalah obat yang umum digunakan untuk mengobati gagal jantung dan tekanan darah tinggi.

Pada beberapa orang, batuk kronis dapat bertahan selama beberapa minggu setelah berhenti meminum obat ACE inhibitor.

Meski begitu, tidak harus berhenti mengambil obat resep ini tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan ACE inhibitor dan kaitannya dengan batuk kronis.

Pertusis

Pertusis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri dengan gejala pilek, sedikit demam dan batuk hebat yang bisa membuat sulit untuk bernapas.

Dikenal kenal dengan sebutan batuk rejan, banyak orang yang pada tahap awal tidak mengalami demam, namun batuk kronis yang menyertainya bisa berlangsung berminggu-minggu.

Sinus

Jika Anda memiliki masalah sinus dan belum ditangani dengan baik, hal itu bisa menyebabkan lendir tersumbat dan tidak bisa dikeluarkan.

Lendir bisa mengalir ke belakang tenggorokan dan memicu refleks batuk.

Kondisi ini juga dikenal dengan upper airway cough syndrome (UACS).

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Salah satu penyakit yang bisa menjadi penyebab batuk kronis adalah PPOK.

PPOK umum terjadi ketika saluran udara dan kantung udara di paru-paru menjadi meradang atau rusak.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada mereka yang berusia di atas 45 tahun dan memiliki kebiasaan merokok.

Pada penderita PPOK, paru-paru akan menghasilkan lendir berlebih yang kemudian secara refleks tubuh akan mencoba mengeluarkannya dengan batuk.

Gejala

Selain batuk yang berlangsung lama, gejala lain yang muncul tergantung kepada penyebabnya.

Gejala yang dapat menyertai batuk kronis antara lain adalah:

- Pilek dan hidung tersumbat
- Dahak di tenggorokan
- Sakit tenggorokan
- Suara serak
- Bengek
- Nyeri ulu hati
- Mulut terasa pahit

Segera temui dokter bila muncul batuk kronis disertai dengan gejala berikut:

- Keringat di malam hari
- Demam
- Berat badan menurun
- Nyeri dada
- Batuk darah
- Sesak napas (Tribiunnewswiki.com/Ron)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Batuk Kronis

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #batuk   #penyakit   #gejala demam batuk
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved