Tribunnews Update

Kronologi Ketua RT Meninggal saat Semprotkan Disinfektan, Saksi: Korban Ambruk setelah Foto Bareng

Jumat, 27 Maret 2020 11:47 WIB
Surya Malang

TRIBUN-VIDEO.COM - Budi Selo Atmojeorang, ketua RT di wilayah RW 3 Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Malang, Jawa Timur meninggal dunia saat melakukan penyemprotan disinfektan di wilayahnya.

Saksi yang ada di lokasi kejadian menuturkan, korban tiba-tiba ambruk, setelah sesi foto bersama di tengah kegiatan tersebut.

Namun, anak korban menegaskan, korban meninggal dunia lantaran sakit jantung bukan lantaran Covid-19 seperti yang ramai diperbincangkan.

Dikutip dari SuryaMalang.com, korban saat itu diketahui tengah melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungannnya untuk mencegah penyebaran Virus Corona, Rabu (25/3/2020).

Dijelaskan ketua RW setempat, Yuni Hartono, korban awalnya bersama para R dan RW lain mengikuti penyemprotan disinfektan yang diberikan pihak kelurahan.

"Acara penyemprotannya dimulai 07.30 dan almarhum terus ikut kegiatan tersebut. Almarhum juga sempat meminta lingkungannya disemprot lebih awal, supaya kegiatan dapat berjalan efektif," ujar Yuni.

Ia menjelaskan awalnya tidak ada masalah apapun saat korban mengikuti kegiatan itu.

Namun, setelah berfoto bersama, korban kemudian berjalan dan tiba tiba ambruk.

Warga yang melihat Budi Selo Atmojo ambruk langsung membawanya ke rumah sakit.

Namun, nyawa korban tak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Ketua RT yang baru menjabat tiga bulan ini meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Budi Selo Atmojo diketahui meninggal dunia lantaran serangan jantung.

Anak almarhumah mengungkapkan, sang ayah memang memiliki riwayat penyakit jantung.

Saat berangkat kegiatan, korban diketahui lupa sarapan dan juga minum obat.

Ketua RW setempat memastikan jika korban meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya.

Ia pun membantah jika korban meninggal dunia dikaitkan dengan Virus Corona yang saat ini mewabah di Indonesia.

Terlebih, pihaknya telah mendapatkan penjelasan dari tim dokter yang saat itu memeriksa korban.

"Almarhum tidak ada gejala seperti demam tinggi atau batuk. Jadi warga maupun masyarakat tidak perlu bingung dan panik. Dan pihak dokter RS Hermina yang menangani jenazah almarhum telah memastikan bahwa almarhum meninggal dunia karena penyakit jantung," jelasnya.

(Tribun-Video.com / Nila)

Artikel ini telah tayang di Suryamalang.com dengan judul Penjelasan Ketua RW Terkait Ketua RT yang Meninggal Seusai Penyemprotan di Bareng, Kota Malang.

Editor: Teta Dian Wijayanto
Reporter: Nila
Video Production: Kharis Ardiyansah
Sumber: Surya Malang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved