Tribunnews Update

Pabrik Kerupuk Ternama di Surabaya Terbakar, Kerugian Capai 80 Juta

Kamis, 26 Maret 2020 20:35 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Satu diantara pabrik kerupuk legendaris di Surabaya, Jawa Timur, UD Sekar, terbakar hebat, Rabu (25/3/2020).

Seorang karyawan pabrik kerupuk bernama Sugino mengatakan, api penyebab kebakaran bersumber dari tungku wajan penggorengan .

Dilansir oleh Surya.co, Pabrik kerupuk tersebut sudah beroperasi sejak tahun 1980an, dan berlokasi di Jalan Simo Pomahan Baru, Simomulyo Baru, Sukomanunggal, Surabaya.

Kebakaran terjadi saat karyawan melakukan produksi sekira pukul 15.30 WIB.

Kejadian tersebut bermula saat, bagian atas tungku api yang digunakan memanaskan wajan, tiba-tiba memercikan api.

Percikan api itu bertebaran hingga jatuh ke wajan penggorengan, yang penuh dengan minyak sisa penggorengan.

Reaksi dari minyak yang bertemu percikan api tersebut membuat api berkobar hebat, hingga merembet ke benda-benda di sekitarnya.

Api berkobar selama lebih dari satu jam dan menghanguskan seisi ruangan berukuran 20 x 20 meter tersebut.

Melihat api yang semakin membesar, 10 karyawan lari tunggang langgang menjauhinya.

"Saya lihat api tambah besar ya saya langsung lari aja," tambahnya.

Satu di antara pemilik pabrik, Tukiyo (68) menuturkan, api hanya melahap ruangan penggorengan kerupuk yang dibagi menjadi dua sekat.

Ia menegaskan, tidak ada korban jiwa ataupun korban luka dalam insiden itu.

Namun, separuh bahan dagangan kerupuk yang siap dikemas ludes tak bersisa, yang mengakibatkan kerugian mencapai Rp80 Juta.

"Saya enggak bisa detail, minyak aja dalam ada tiga jeriken. Ya, sekitar Rp80 Juta," ujar dia. (Tribun-Video.com/Inung Pratama)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul KRONOLOGI Pabrik Kerupuk Legendaris di Surabaya Terbakar, Uang Rp 80 Juta Ludes, Ini Fakta-faktanya

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Muhammad Nur Rohmad
Video Production: Bintang Nur Rahman
Sumber: Surya
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved