Virus Corona

Penjelasan Airin Soal Fotonya Diapit Wali Kota Bogor dan Bupati Karawang, Mengaku Sudah Tes Covid 19

Kamis, 26 Maret 2020 18:22 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUN-VIDEO.COM, CIPUTAT - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, muncul ke muka publik setelah ramai pemberitaan atas dirinya terkait fotonya yang diapit Wali Kota Bogor Bima Arya dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Seperti diketahui, Foto yang diunggah Cellica di akun Instagram-nya @cellicanurrachadiana pada Jumat (20/3/2020) itu, bertuliskan doa terhadap Bima Arya yang terkonfirmasi positif corona atau Covid-19.

Cellica pun menyusul terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa (24/3/2020).

Foto tersebut juga beredar di aplikasi pesan singkat dengan narasi mempertanyakan kondisi Airin, mengingat penularan Covid-19 yang begitu cepat.

Airin pun memberikan penjelasan soal foto tersebut, yang diambil saat pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dengan Presiden Joko Widodo Istana Bogor, pada Selasa (3/3/2020).

Orang nomor satu di Tangsel itu mengatakan, pertemuan itu juga dihadiri kepala daerah lain yang belakangan diketahui negatif Covid-19.

"Setelah kita audiensi dengan Pak Presiden. Jadi kami Apeksi paginya audiensi dengan Pak Presiden, siangnya acara penanggulangan bencana. Ada juga banyak kepala daerah di situ kok. Alhamdulillah kan Pak Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat) negatif," ujar Airin di Kantor Pemkot Tangsel, Jl Maruga, Ciputat, Kamis (26/3/2020).

Airin mengaku sudah dites Covid-19 dan hasilnya negatif. Namun begitu, ia menyadari bayang-bayang Covid-19 masih mengitarinya dan masyarakat lain.

"Sudah tes, hasilnya negatif. Tapi kan kita enggak tahu, makanya tetap, bisa jadi kemarin kita negatif, hari ini kita positif. Jadi tetap prinsip kehati-hatian karena yang kita hadapi urusan kesehatan," ujarnya.

Menurutnya, setiap orang yang sehat hari ini, bisa tertular di kemudian hari, bahkan beberapa detik kemudian.

Ibu dua anak itu pun terus mengimbau kepada warganya agar tetap jaga jarak satu sama lain, menjaga pola makan dan berolahraga demi menjaga kondisi tubuh.

"Intinya gini loh, hari ini kita bisa dibilang negatif, tapi ke depan kita enggak tahu. Makanya oleh karena itu tetap jaga jarak. Ya kalau bisa bekerja dari rumah. Ya kalau bisa hindari kerumunan, terus udah gitu cuci tangan, pola hidup bersih, olahraga, istirahat yang cukup," jelasnya.

Virus yang saat ini sedang diperangi adalah musuh tak terlihat. Bagi politikus Golkar itu, menjaga diri adalah serangan terbaik untuk melawan.

"Karena kita nggak pernah tahu, hari esok itu kita tidak tahu. Jangankan hari esok, detik berikutnya kita enggak tahu. Yang kita hadapi adalah virus yang tidak pernah tampak kelihatan," ujarnya. (*)

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Bayu Romadi
Sumber: TribunJakarta
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved