BREAKING NEWS: Tiga Warga Sumbar Positif Corona atau Covid 19

Kamis, 26 Maret 2020 17:12 WIB
Tribun Padang

TRIBUNPADANG.COM - Tiga orang warga Sumatera Barat (Sumbar) dinyatakan positif corona atau covid-19.

Hal tersebut diketahui setelah pengumuman update data covid-19 yang disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah, Achmad Yurianto pada Kamis (26/3/2020).

Dalam keterangannya yang dikutip dari YouTube BNPB Indonesia, per hari ini Kamis (26/3/2020), telah ada sebanyak 893 orang positif covid-19 di Indonesia.

Artinya, ada penambahan 103 kasus baru dari hari sebelumnya, Rabu (25/3/2020).

Dari 103 kasus baru tersebut, tiga di antaranya adalah warga Sumbar.

Sedangkan jumlah yang meninggal dunia di Indonesia ada sebanyak 78 orang, bertambah 20 orang dari kemarin.

Sementara yang sembuh ada sebanyak 35 orang, bertambah 4 orang dari hari Rabu (25/3/2020).

"Suaminya ini kan baru pulang dari Malaysia. Setelah itu, tentu dia pulang ke rumah. Dari hasil pemeriksaan, istrinya dirawat di RSAM karena ada gejala panas tinggi," ungkap Ramlan Nurmatias.

Setelah dirawat, kata dia, pasien diambil sampel swap dan segala macamnya.

"Hasilnya sudah keluar, positif Covid-19. Sementara, suaminya negatif," ujar Ramlan Nurmatias.

Saat ini, tambahnya suami dan anak pasien positif covid-19 tersebut diisolasi di RSAM.

13 PDP di Sumbar Negatif

Sehari sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, sudah 13 pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit rujukan di Sumbar dinyatakan negatif Covid-19.

"Memang kita lihat juga hasil uji Litbangkes Jakarta untuk 13 PDP itu negatif," kata Nasrul Abit, Rabu (25/3/2020).

Sementara, pasien yang masih dalam pemeriksaan hari ini ada 29 dan itu sedang diperiksa.

"Mudah-mudahan dapat diketahui hasilnya," harap Nasrul Abit.

Nasrul Abit meminta semua pasien dalam pengawasan yang ada di RSUP M Djamil, RSAM, RSUD M Nasir Solok, dan RSUD Pariaman yang belum diperiksa swapnya, segera dikim ke Unand untuk dilakukan pemeriksaan.

"Hasilnya besok bisa diketahui, walaupun nanti untuk verifikasi akhir juga akan dikirim ke Litbangkes," ungkap Nasrul Abit.

Kalau hasilnya negatif, sebut Nasrul Abit, pasien tersebut langsung dipulangkan dari rumah sakit.

Kemudian, kalau positif akan dilakukan pengawasan di ruang isolasi tersendiri oleh tim dokter.

"Tentu perawatannya sudah beda dengan PDP, dia akan diisolasi tersendiri. Petugas yang masuk ke dalam sudah harus menggunakan APD lengkap dan itu harus diganti," jelas Nasrul Abit.

ODP Bertambah jadi 616 Orang

Orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona atau Covid-19 di Provinsi Sumbar jumlahnya terus meningkat.

Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit usai rapat bersama Gugus Tugas di Kantor BPBD Sumbar, Rabu (25/3/2020).

"ODP memang meningkat, dari sebelumnya 483 bertambah menjadi 616," ungkap Nasrul Abit.

Sementara, untuk jumlah PDP dari situs resmi Sumbar Tanggap Corona berjumlah 29 orang.

Hingga kini, sudah 42 orang diperiksa terkait virus corona atau Covid-19 di Provinsi Sumbar dengan rincian 13 negatif dan 29 orang masih menunggu hasil uji laboratorium.

Menurut Nasrul Abit, meningkatnya jumlah ODP karena banyaknya warga yang eksodus lewat jalur darat.

"ODP itu ada di kabupaten dan kota yang datang dari luar daerah. Laporan dari kabupaten dan kota, sekarang banyak yang eksodus lewat darat," ungkap Nasrul Abit.

Rencananya, tambah Nasrul Abit, besok pihaknya akan langsung memantau posko di titik perbatasan Sumbar-Jambi di Dharmasraya.

"Besok mau lihat ke Dharmasraya, karena di sana lintasan yang paling banyak mereka pulang kampung, orang dari luar Sumbar masuk ke Sumbar," sebut Nasrul Abit.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Padang
Tags
   #Sumbar   #positif corona   #BNPB
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved