Terkini Daerah

Pelabuhan Trisakti Masih Beroperasi, Kapal Laut Disemprot Disinfektan

Kamis, 26 Maret 2020 14:29 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Merebaknya Virus Corona (Covid-19), penumpang laut dan udara juga kena imbas.

Transportasi laut di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan juga mengalami penurunan penumpang dan barang.

Dikutip dari Banjarmasinpost.com, seperti yang disampaikan Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Banjarmasin, Anton Wahyudi, Rabu (25/3/2020),

"Dari catatan kami punya, Beberapa pekan terakhir jumlah penumpang maupun pengiriman barang melalui jasa angkutan laut, terus mengalami penurunan. Bahkan sampai 40 persen, baik ke Surabaya maupun yang ke Banjarmasin," kata Anton Wahyudi.

Dijelaskan dia, faktor lain, yakni persaingan harga tiket antara transportasi laut dengan udara cukup ketat.

Hal demikian juga sangat mempengaruhi jumlah pengguna kapal.

"Jika normalnya satu kali pelayanan truk muatan kapal berjumlah 40 unit, sekarang hanya berada di kisaran 25 unit," tandas Anton Wahyudi.

Diperjelas dia, pengiriman tekstil pun turun, biasanya dari Cina dan imbas virus ini pengiriman tekstil jauh menurun.

"Tekstil yang dikirim sekarang dari dalam negeri jumlahnya tidak seberapa. Kami tetap beroperasi dengan dua kali datang dan pergi," kata Anton sapaanya.

Tapi meski demikian, Armada PT Dharma Lautan Utama tetap beroperasi melayani masyarakat yang bepergian, baik dari Banjarmasin – Surabya, mapun sebaliknya.

“Hingga sekarang ini belum ada kebijakan dari manajemen untuk menyetop sementara operasional, meski di Surabaya, Jatim, maupun Kalsel ada warga yang terpaparvirus korona,” katanya.

Karena terus beroperasi, maka pemilik jasa angkutan laut melakukan pengawasan terhadap penumpang, terutama yang masuk ke wilayah Provinsi Kalsel, guna mencegah wabah Covid-19.

Bahkan Kapal yang baru sandar akan disemprot dengan cairan disinfektan.

“Hingga sekarang ini belum ada kebijakan dari manajemen untuk menyetop sementara operasional, meski di Surabaya, Jatim, maupun Kalsel ada warga yang terpaparvirus korona,” katanya.

Karena terus beroperasi, maka pemilik jasa angkutan laut melakukan pengawasan terhadap penumpang, terutama yang masuk ke wilayah Provinsi Kalsel, guna mencegah wabah Covid-19.

Bahkan Kapal yang baru sandar akan disemprot dengan cairan disinfektan.

“Di kapal pun juga disediakan cairan antiseptik untuk pembersih tangan. Sedang untuk ABK, juga menjalani vaksin, selain vitamin dan obat-obatan untuk kebugaran tubuh,” tandas Kepala Anton Wahyudi.

Jika di transportasi laut demikian, untuk di udara juga mengalami serupa penurunan penumpang.

Dimana Usaha industri travel atau biro perjalanan nampaknya menjadi sektor yang paling terdampak, dengan mewabahnya virus corona atau Covid-19.

Selain umrah yang ditangguhkan pemerintah Arab Saudi, sejumlah paket wisata luar negeri pun sepi dan banyak yang ditunda.

Sekretaris DPD Asosiasi Agen Perjalanan Wisata (Asita) Kalsel, Siti Aisyah, melaporkan bahwa sejak merebaknya virus corona perjalanan ke luar negeri menjadi sepi, termasuk ke wilayah Asia Tenggara.

"Sejumlah travel untuk sementara tidak melayani tour ke luar negeri, karena memang kondisinya sekarang sedang sepi," urainya. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul VIDEO Suasana Penyemprotan Disinfektan pada Kapal Laut di Pelabuhan Trisakti Banjarmasi

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Sekar Manik Pranita
Sumber: Banjarmasin Post
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved