Lab Biomedik FK Unand Bisa Uji Sampel Covid 19, Hasilnya Diketahui dalam 4 Jam

Selasa, 24 Maret 2020 13:56 WIB
Tribun Padang

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang sudah bisa menguji sampel pasien corona virus (covid-19).

"Laboratorium Biomedik FK Unand sudah bisa melakukan pemeriksaan besok (Selasa), hanya menunggu pembagian APD," kata Irwan Prayitno, Senin (23/3/2020).

Hasil pengujian uji sampel ini bisa diketahui dalam 4 jam.

Hal senada juga diungkapkan Direktur SDM Umum dan Pendidikan RSUP M Djamil Padang Dovy Djanas.

Menurutnya, laboratorium Unand sudah bisa melakukan pemeriksaan sampel pasien corona virus dan sudah mendapat izin dari Kemenkes RI.

"Kita sudah bisa melakukan pemeriksaan Selasa, besok."

"Terakhir komunikasi dengan Kepala Laboratorium-nya dr Andani, beliau meminta supaya APD-nya ada dan pihaknya bisa melakukan pemeriksaan," terang Dovy Djanas.

Untuk ketersediaan APD, Dovy Djanas mengatakan, saat ini jumlahnya menipis, tapi cukup untuk petugas pemeriksaan di laboratorium.

Dia menyatakan, petugas laboratorium butuh APD supaya tidak terkontaminasi dengan spesimen yang ada.

Sementara itu, Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi FK Unand, Andani Eka Putra membenarkan laboratoriumnya sudah bisa beroperasi.

"Reagen-nya sudah sampai. Besok siang akan kita mulai (pemeriksaannya). Siang mulai sekitar pukul 13.00 WIB," ungkap Andani Eka Putra.

Dia mengatakan, pemeriksaan akan dilakukan pada sampel swab hidung dan tenggorokan pasien suspect virus corona (Covid-19).

"Karena sekarang kasusnya Covid-19, maka Covid-19 aja dulu, selesai Covid-19 bisa digunakan untuk pemeriksaan sampel yang lain," tambah Andani Eka Putra.

Andani Eka Putra menambahkan, laboratorium biomedik FK Unand bisa memeriksa semua sampel.

"Untuk ke depannya, kita bisa periksa apa saja. Tes HIV juga bisa," ujarnya.

Dia menuturkan, pihaknya belum bisa operasional besok kalau tidak ada Alat Pelindung Diri (APD).

Kata dia, satu hari pemeriksaan butuh APD sekitar 24 set dengan petugas laboratorium 15 orang.

Dia merincikan, sekitar 12 orang masuk ke dalam lab, 3 orang di luar.

"Sekarang kita lagi mengumpulkan petugas agak banyak supaya ada cadangan tenaga."

"Target kita sekitar 200-250 sampel per hari, jadi cepat selesainya."

"Tapi sekarang kita hanya punya tiga mesin realtime Polymerase Chain Reaction (PCR), kapasitas masih 150 sampel, kalau empat mesin bisa 250 sampel," terang Andani Eka Putra.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Padang
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved